Harga Ayam di Tanjabbar Merangkak Naik

Harga Ayam di Tanjabbar Merangkak Naik

Berita Bisnis Berita Daerah

TANJABBAR – Pedagang ayam saat ini bisa bernafas lega, dikarenakan harga ayam di pasar Tanjabbar mulai merangkak naik. Hal tersebut dimulai sejak tiga hari terakhir ini.

Buktinya, Pasar tanggo Rajo Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Baca juga : Tuna Netra Tak Tersentuh Bantuan Covid-19, Prangkat Desa Jadi Sorotan

Beberapa pekan menjelang hari raya idul Fitri, harga ayam di pasar tradisional Kabupaten Tanjabbar sudah merangkak naik.

Dengan demikian, dengan naiknya harga ayam tersebut, pembeli masih pun menjadi makin sepi.

Dikatakan Bain, salah satu pedagang ayam di pasar Tanggo Rajo mengatakan bahwa, harga ayam yang dijual pasaran saat ini, mencapai Rp. 32 ribu perkilogram nya.

Ia menyebutkan, harga ayam mengalami kenaikan sekitar Rp. 12 ribu. Dimana sebelumnya hanya sekitar Rp 20 ribu perkilogram nya.

“Kenaikan ini terjadi lebih kurang sejak tiga hari terakhir,” ujar Bain, Sabtu (16/5/20).

Ia mengakui, selain harga ayam mulai mahal, saat ini pembeli juga bertambah sepi.

” Jika di bandingkan dengan tahun sebelumnya, sangat jauh berbeda. Tahun ini sepi pembeli,” keluhnya.

Lihat juga video : 4 Unit Mobil Terlibat Dalam Kecelakaan Beruntun

Ia mengatakan bahwa, untuk stok ayam saat ini juga terbatas. Bahkan, kata dia hampir tidak ada stok lebih seperti biasa.

“Akibat pembelian masyarakat menurun. Penghasilan juga anjlok dari biasanya. Dimana biasanya kita dapat menghabiskan 2 pikul, kini untuk menghabiskan 1 pikul saja sangat sulit. Ditambah lagi saat ini Corona. Itu makin sulit,” ungkapnya. (hry)