BPBD Tanjabbar Petakan Daerah Rawan Banjir

BPBD Tanjabbar Petakan Daerah Rawan Banjir

Berita Daerah

TANJABBAR – BPBD Kabupaten Tanjabbar sudah petakan, wilayah mana saja yang merupakan, kawasan rawan banjir.

Sebagaimana diketahui, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), termasuk dalam wilayah yang juga mengalami banjir, ketika musim hujan dan cuaca ekstrem.

Baca juga : Geger, Penemuan Mayat Mengapung di Kerinci

Zulfikri Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjabbar menyebutkan, bahwa minggu kemarin pihaknya mendapatkan laporan terkait dengan adanya daerah yang terkena banjir.

Namun banjir tersebut hanya terjadi beberapa jam saja, karena memang dalam kondisi hujan seharian.

“Kalau minggu kemarin ada kita dapat laporan banjir. Karena memang kondisi kontur daerah cekung. Tapi itu cuma beberap jam,” ungkapnya.

Oleh karena itu, BPBD Tanjabbar sudah petakan wilayah rawan banjir, ditengah musim hujan saat ini.

Zulfikri menyampaikan bahwa daerah yang telah banjir tersebut yaitu di Desa Renah Mendalo, dan Cinta Damai. Setidaknya ada 12 rumah yang terendam, hingga sampai ke lantai rumah.

“Daerah rawan banjir itu daerah ulu, di renah mendalo Kecamatan tungkal ulu, yang di aliran sungai pengabuan,”  ungkapnya.

Sementara itu, terhadap kerawanan banjir tersebut pihaknya, telah meminta kepada pihak Kecamatan, untuk mengantisipasi daerah-daerah yang rawan banjir.

Terlebih lagi kata Zulfikri bahwa cuaca di Tanjabbar saat ini, masuk dalam cuaca ekstrim.

“Kita sudah minta kepada pihak Kecamatan, untuk memantau daerah-daerah yang rawan banjir. Kita minta untuk segera menyampaikan laporan, terjadinya banjir. Kalau sudah dapat laporan dan memang butuh bantuan evakuasi, dan kita lapor ke dinsos untuk dapat bantuan,” terangnya.

Di sisi lain, saat ditanya apakah pihak BPBD telah membuat posko siaga, untuk bencana banjir di beberapa kecamatan atau daerah rawan banjir ?

Lihat juga video : Patroli Gabungan TNI Polri di Merangin, Pasca 15 Pasien Positif Covid-19

Zulfikri menyebutkan bahwa sampai dengan saat ini, belum ada posko khusus untuk bencana banjir.

“Rata-rata kalau banjir di Tanjabbar itu, daerah sekitar aliran sungai Pengabuan,” tandasnya. (Hry)