Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. Ir. H. Safrial MS ingatkan OPD untuk memprioritaskan penanganan atau pemulihan pasca pandemi covid 19, khususnya di sektor ekonomi dan sosial

Bupati Minta OPD Prioritaskan Pemulihan Sektor Ekonomi dan Sosial

Pemerintahan Tanjab Barat

TANJABBAR – Bupati Tanjabbar Safrial MS, minta OPD untuk memprioritaskan penanganan, atau pemulihan pasca pandemi Covid-19, khususnya di sektor ekonomi dan sosial.

Hal ini disampaikanya, saat pimpin Musrenbang RKPD Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) Tahun 2021, Via Video Conference (Vidcon), Rabu (15/04).

Baca juga : Lagi, Pasien Positif Corona di Jambi Bertambah, Jadi 6 Orang

“Kepada Seluruh kepala OPD, agar dapat menentukan skala Prioritas dan unggulannya secara tepat. Juga harus mampu memadukan hasil Musrenbang, dan hasil reses anggota DPRD. Serta  prioritaskan pemulihan ekonomi, capaian target RPJMD yang belum tercapai,” ungkapnya.

“Selanjutnya, untuk pemulihan terhadap dampak pandemi Corona ini, saya minta agar juga memperioritaskan penanganan pasca pandemi. Khususnya pada sektor ekonomi dan sosial,” sambungnya.

Bupati juga ingatkan terkait relokasi anggaran tahun 2020, yang diperuntukan penanggulangan Covid-19 yang tentunya, akan berdampak pada perencanaan pembangunan pada APBD 2021.

“Untuk itu kita perlu menyiasati, beberapa program pembangunan Daerah, Provinsi, dan pusat agar saling selaras. Serta bersinergi dengan memperhatikan capaian RPJMD, periode 2016-2021. Mengingat Tahun 2021 merupakan tahun akhir masa jabatan, saya bersama Wakil Bupati.” ujarnya.

Lebih lanjut ia juga menyampaikan, Indeks Pembangunan Manusia( IPM ) Kabupaten Tanjabbar, mengalami tren meningkat. Yakni dari tahun 2011 sebesar 61,98 hingga pada tahun 2019, sebesar 67,54 seiring dengan peningkatan kondisi ekonomi daerah.

Lihat juga video : Data COVID-19 Provinsi Jambi

Terbukti mampu menurunkan persentase penduduk miskin, di Kabupaten Tanjab Barat dimana pada tahun 2015 sebesar 12,38 %, turun menjadi 10, 56% pada tahun 2019.

“Dengan persentase tersebut, pemerintah Kabupaten Tanjabbar optimis, untuk dapat mencapai target penurunan angka kemiskinan sebesar 10,25% pada akhir periode RPJMD tahun 2016-2021,” jelasnya. (Hry)