Nikah Ditengah Pendemi Corona, Pria di Jambi Rasakan Ini

Nikah Ditengah Pendemi Corona, Pria di Jambi Rasakan Ini

Berita Daerah Berita Viral

JAMBI – Menggelar akad Nikah ditengah wabah Virus Corona, membuat acara kedua mempelai ini hanya di hadiri oleh 5 Orang Keluarganya.

Hal ini dikarenakan memang sudah ada larangan dari pemerintah, agar tidak melakukan kegiatan yang dapat melibatkan banyak orang.

Namun siapa sangka, jodoh yang mempertemukan pasangan di Jambi ini, membuat mereka harus merasakan nikah ditengah wabah Corona, yang berbeda dengan pada umumnya.

Baca juga : Geger Corona di Merangin, 5 Diperiksa, 2 Positif Covid-19

Akad Nikah yang dilakukan di Kantor KUA Kawasan Thehok, atau Jambi Selatan ini hanya berlangsung dengan perwakilan keluarga saja, yang sekaligus menjadi saksi pernikahan.

Tak hayal, momen sakral pasangan ini pun menjadi sorotan. Karena hanya dihadiri 5 orang pihak keluarga, dari masing-masing pasangan.

Sebagaimana diketahui, dari pihak keluarga pengantin pria 5 orang, dan pengantin wanita 5 orang.

Dikatakan pengantin pria Brend (bukan asli), bahwa ia sangat bersyukur atas pernikahannya yang berlangsung lancar dan sukses, meskipun tidak dihadiri oleh seluruh keluarga besarnya.

Pun demikian, ia sangat bahagia. Karena baginya sebuah pernikahan itu, adalah untuk menyempurnakan ibadah.

“Jadi walaupun dengan situasi sepi seperti ini, yang penting berjalan lancar. Dan niat baik yang sudah direncanakan, diridhoi Allah.” Kata Brend, pengantin pria yang tak ingin namanya disebut itu.

Ia menambahkan, mengenai persoalan sepi dan tidak dihadiri oleh seluruh keluarga, kerabat dan sahabatnya, memang sangat menguji adrenalin.

Karena, selain buat jantung semakin deg-degan, juga proses adaptasi yang cukup.

“Ya karena biasanya kalau nikah rame, ini sepi. Tapi gak papa, nyoba adaptasi dengan keadaan baru.” Tuturnya.

Lihat juga video : Data COVID-19 Provinsi Jambi terbaru

Oleh karena itu, ia berharap semoga nantinya pernikahannya ini membawa dirinya menjadi pria yang lebih baik lagi, dan disayang istri dan keluarga.

“Harapan, semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, warahmah. Langgeng sampai maut memisahkan kami berdua,” harapnya. (Nrs)