Dewan Gelar Rapat Penundaan Pembangunan Gedung Bangar

Dewan Gelar Rapat Penundaan Pembangunan Gedung Banggar

Berita Daerah Parlemen

TANJABBAR – Kisruh terhadap pembatalan pembangunan gedung banggar Dewan Tanjabbar, yang bernilai 10,1 milyar rupiah, kini terus berlanjut.

Buktinya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanjabbar menggelar rapat banggar, terkait permasalahan Penundaan pembangunan gedung tersebut.

Baca juga : Bupati Pimpin Rapat Antisipasi Virus Corona Tanjabbar

Baca juga : 162 Santri Dari Jawa Timur Tiba di Tanjabbar

Itu artinya, pembangunan gedung banggar Dewan Kabupaten Tanjabbar ini, sudah disepakati untuk ditunda.

Hasil Rapat banggar DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, yang dilakukan Senin (6/4/2020) tersebut, pembangunan gedung tidak di batalkan melainkan ditunda kewenangan eksekutif.

Ketua DPRD Tanjabar Mulyani Siregar mengatakan, pihaknya menunda pembanguan gedung banggar DPRD Tanjabar s,Rp 10,1 miliar. Sebab, yang memiliki kewenangan, untuk pembatalan merupakan eksekutif.

“Pimpinan dewan, dan pimpinan fraksi sepakat untuk di tunda. Namun kami bukan membatalkannya, itu di eksekutif,” ungkap ketua DPRD usai melakukan rapat banggar.

Kata Mulyani, Dana pembangunan bangar Rp 10, 1 miliar tersebut rencananya akan di digunakan untuk penangan covid-19 Tanjabbar.

“Hari ini Kami Rapat Konsultasi pimpinan dewan, terkait rencana penundaan yang nanti anggarannya akan di geser untuk membantu, gugus tugas pencegahan covid 19 Tanjabbar,” bebernya.

Lihat juga video : Viral Wanita Muda Tergeletak di Jalan

Baca juga : Update Data COVID-19 Terbaru, ODP di Jambi Turun 52 Orang

Menurut dia, bangunan banggar tersebut saat ini belum terlalu penting, untuk dilakukan pembanguan.

“Kami hanya mengusulkan ditunda, karena menurut kami bukan skala prioritas. Karena rapat bangar bisa gunakan rapat paripurna,” tuturnya. (hry)