Ancam Istri Agar Diberikan Uang, Pria Ini Bikin Video Cekik Anak

Ancam Istri Agar Diberikan Uang, Pria Ini Bikin Video Cekik Anak

Berita Viral Hukrim Nasional

LOMBOK TENGAH – Ancam istri agar diberikan uang, pria remaja menuju dewasa ini nekat, buat rekaman video cekik sang anak.

Dikutip dari Detik.com Seorang pria bernama M Robby Pradana (25) tega cekik anak, K (5) dan memvideokannya melalui ponsel, dan ancam istri.

Baca juga : Akibat Corona, TKI dan 2 Anaknya di Malaysia Makan Daun Ubi

Pelaku nekat melakukan aksi bejatnya itu, untuk mengancam istrinya, agar memberikan uang kepadanya.

“Iya betul, yang bersangkutan sudah kami amankan. Saat ini sedang menjalani proses pemeriksaan lanjutan,” kata Kapolres Lombok Tengah AKBP Budi Santoso saat dihubungi detikcom, Sabtu (4/4/2020).

Video kekerasan itu sendiri direkam pelaku di halaman rumahnya, di kawasan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pelaku diamankan polisi setelah mendapatkan laporan dari bibi korban pada tanggal 26 Maret 2020. Sang bibi melaporkan pelaku setelah mendapatkan informasi dari ibu kandung korban yang sedang bekerja dari luar negeri.

“Jadi istrinya itu bekerja di Singapura, mendapat kiriman video itu dari suaminya,” kata Budi.

Pelaku sengaja mengirimkan video itu kepada istrinya itu untuk mengancam. Pelaku berharap istrinya segera mengirimkan uang kepadanya.

“Keterangan yang bersangkutan, tujuannya pengen minta uang ke istrinya yang bekerja di luar negeri, di Singapura,” katanya.

Mendapat kiriman video itu, sang istri pun kaget. Dia lalu meminta adiknya (bibi korban), untuk melaporkan pelaku ke polisi.

“Sehingga bibinya itu melapor dan menyerahkan rekaman video itu ke kita,” kata Budi.

Pada malam harinya, pelaku langsung diamankan polisi. Saat ini pelaku ditahan di Polres Lombok Tengah.

Dalam rekaman video yang beredar viral di media sosial, tampak korban berbaju biru dicekik oleh bapaknya. Pelaku melakukan aksinya itu, sambil merekamnya dengan kamera ponsel.

Korban tampak kesakitan, saat dicekik pelaku. Bahkan ia menangis, setelah pelaku mencekiknya beberapa kali. (*)