Menyebarnya Virus Corona, tampaknya dibarengi menyebarnya berita hoaks. Bantah status siaga, berikut ini penjelasan Bupati Muaro Jambi.

Bantah Status Siaga, Ini Penjelasan Bupati Muaro Jambi

Muaro Jambi Pemerintahan

MUARO JAMBI – Menyebarnya wabah Virus Corona, tampaknya dibarengi dengan menyebarnya berita hoaks. Bantah status siaga, berikut ini penjelasan Bupati Muaro Jambi.

Kabupaten Muaro Jambi, kata bupati, baru status waspada terkait Covid-19.

“Karna di Muaro Jambi terdaftar sebagai ODP bukan PDP,” terang Bupati, Jumat (27/03/2020).

Orang Dalam Pemantauan (ODP) berbeda dengan status PDP atau Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang artinya dirawat. Ada 86 berstatus ODP di Muaro Jambi

Sementara diketahui, Kabupaten Batanghari yang mulanya ODP berjumlah 52, menjadi 211 orang.

Itu artinya, di Kabupaten Batanghari merupakan meningkat lebih 50 persen dari sebelumnya.

Selain itu, Sungai Penuh dari 5 menjadi 7. Disusul Bungo yang awalnya 18 orang, meningkat jadi 108, dan Tebo yang sebelumnya 92 naik menjadi 98 orang ODP.

Namun, ada penurunan ODP di Kota Jambi yang sebelumnya 258, turun menjadi 221 orang.

Untuk itu, secara keseluruhan Update data terbaru COVID-19 di Provinsi Jambi menjadi, ODP 1011, PDP 22, Negatif 11, Uji Labolatorium 7 orang, dan Positif 1 Orang.

Berkembangnya kabar jika Bumi Sailun Salimbai dalam status siaga, Bupati Muaro Jambi membantahnya.

“Dan kalau ada isu menyangkut status Siaga itu tidak benar. Akan tetapi itu bisa terjadi namun, kita lihat perkembangan seperti apa nanti,” terangnya.

Baca Juga : Bupati Warning OPD Dinas Luar Daerah, Termasuk Jambi

Baca Juga : Dapat Ikan Toman, Ini Keseruan Bupati Masnah Bekarang di Kumpeh

Lihat Juga : ASN dan Pejabat Muaro Jambi Dilarang Keluar Kota

Meski begitu, bupati menghimbau kepada masyarakat Muaro jambi khususnya, untuk lebih berjaga jarak, hindari keramian.

“Biasakan hidup sehat. Dan bila merasa ada gejala, bersin, batuk atau demam, cepat bawah ke pukesmas terdekat,” pungkasnya. (Red)