Penyimpangan proyek mencuat di Batanghari. Tak beres proyek yang menelan anggaran 4,8 Milyar, Dinas PUPR Batanghari dilaporkan ke DPRD.

Tak Beres Proyek 4,8 Milyar, Dinas PUPR Batanghari Dilaporkan

Berita Daerah

BATANGHARI – Dugaan penyimpangan dalam proyek, kembali mencuat di Batanghari. Tak beres proyek yang menelan anggaran 4,8 Milyar, Dinas PUPR Batanghari dilaporkan ke DPRD.

Hal ini diungkapkan Yose Rizal, LSM Koalisi Masyarakat Peduli Jambi (Kompej) pada awak media. Bilangnya, penyimpangan ini terdapat pada proyek pintu air Candika di Muara Bulian, komplek arena MTQ Muara Bulian.

“Jadi diduga telah terjadi penyimpangan yang dilakukan oleh CV Idaman dalam pembangunan pintu air,” tegasnya, Rabu (25/03/2020).

Dimana, rekanan itu telah melakukan pemotongan tiang pancang sebanyak 36 batang terdiri dari ukuran pancang 2,5 meter, 2,7 meter dan beberapa ukuran lain.

Akibat pemotongan, kedalaman tiang pancang yang semestinya 12 meter, tertanam 9,5 meter dan 9,3 meter.

Selain itu, sorotan juga terjadi pada pekerjaan bronjong. Penyimpangan proyek di Dinas PUPR Batanghari disini, diduga batu bronjong tidak sesuai spesifikasi yang tercantum RAB.

Baca Juga : Ketahuan Selingkuh, Warga di Batanghari Digrebek Mantan Suami

Baca Juga : Kisah Tentang Ibunda Jokowi, Sekolah dan Menikah Muda

Lihat Video : Banjir di Kota Jambi Setinggi Pinggang Orang Dewasa

Pekerjaan yang merupakan proyek lanjutan dari 2017 itu, terdapat kerusakan lain seperti infrastruktur dan trotoar jalan.

“Dan kerusakan pada pagar belakang bangunan gedung pramuka,” terangnya.

Terkait hal ini, LSM Kompej akan mengadukan pada DPRD Batanghari. Mereka akan menyampaikan pada Komisi III yang membidangi Dinas PUPR. (Ali Kucir)