120 Pekerja Asal Jawa Dipulangkan, Ini Kata Pemkab Sarolangun

120 Pekerja Asal Jawa Dipulangkan, Ini Kata Pemkab Sarolangun

Pemerintahan Sarolangun

SAROLANGUN – Dikembalikannya 120 pekerja asal Jawa, yang bergerak di bidang penggalian jaringan gas rumah tangga pada Selasa kemarin (24/03/2020), ini kata Pemkab Sarolangun.

Pengembalian pekerja asal Jawa ini, merupakan langkah yang tepat untuk mengantisipasi, serta pencegahan penyebaran wabah virus corona (COVID-19).

Ketika ditelusuri dilapangan bahwa, yang jadi persoalan ialah para pekerja tersebut baik dari pihak kontraktor maupun perusahaan, yang menangani pekerjaan itu datang ke Sarolangun tidak melakukan koordinasi terlebih dahulu.

Baca juga : Pemda Sarolangun Kembalikan 120 Pekerja Asal Jawa

Jika dilakukan koordinasi kapan akan datang, tentu Pemda akan melakukan pemeriksaan kesehatan para pekerja tersebut. Namun perihal itu dilakukan mengingat, para pekerja tersebut sudah datang duluan.

Kendati demikian, Selaku pemilik wilayah tentu Pemerintah Daerah beserta TNI-Polri bertindak cepat, untuk mengantisipasi penyebaran Virus Corona.

Mengingat Provinsi Jambi, juga sudah ditemukan satu pasien yang positif terindikasi Virus Corona.

Kata Pemkab

Bupati Sarolangun H.Cek Endra melalui Asisten II Dedi Hendri mengatakan pihak Kontraktor dan pekerja tidak melakukan konfirmasi dengan Pemda, sementara pada sisi lain sama diketahui kondisi Indonesia bahkan Sarolangun, serta Provinsi Jambi khawatir dengan penularan virus Corona atau COVID-19.

“Tentu ini menjadi persoalan, kalau ada 120 orang masuk tanpa kita ketahui kondisi kesehatan mereka. Jadi wajar kalau masyarakat merasa keberatan, dengan kedatangan mereka ini,” katanya.

Untuk itu pihak Pemda telah melakukan mediasi terhadap kontraktor, agar pekerja tersebut untuk dilakukan isolasi terlebih dulu, sebelum para pekerja melakukan sosialisasi terhadap masyarakat Sarolangun.

“Kita pastikan kalau mereka bekerja nanti, tidak membawa persoalan penyakit di Sarolangun. Mana kita tahu kan proses penularannya adalah kontak, dan ini sekali kalau kita biarkan maka tentu berbahaya. Ini juga kita lihat di sini tadi tim sudah kumpul tim gugus tugas dari penanganan pencegahan COVID-19 di Sarolangun,” bebernya.

Meskipun telah dikembalikan, Pemerintah Kabupaten Sarolangun akan menerima kembali, jika para pekerja dinyatakan aman dari Corona.

Keterangan Pemkab

Pun demikian, Pemerintah Sarolangun tentu akan melakukan pengecekkan kesehatan terhadap pekerja, perihal ini dilakukan untuk mengantisipasi Virus Corona tersebut.

“Ada Pembangunan jargas dari Kementerian ESDM Pak Joni, saya sampaikan tadi ketika menelpon saya mengatakan akan memulai konstruksi pembangunan jaringan-jaringan gas di Sarolangun. Kemudian saya bilang bahwa kita minta supaya ini mungkin ditunda dulu waktunya, tapi karena terikat dengan kontrak akhirnya mereka minta izin untuk datang ke Sarolangun,” paparnya.

Lihat juga video : Klik Disini

“Awalnya kita sepakati tadi bahwa mereka akan ketemu dulu, konsultannya dan kontraktornya dengan petugas kita, dengan tim Kabupaten. Tapi tanpa sepengetahuan kami tadi pagi, ternyata 120 orang ini sudah datang di Sarolangun.” Imbuhnya.

Untuk itu, Pemda telah minta pekerja keluar dari sarolangun dulu, dan cari tempat yang memungkinkan untuk isolasi.

“Insya Allah hari Kamis akan ketemu dengan PPK pembangunan, jaringan ini dan kontraktornya tentu akan kita tetapkan langkah-langkah yang harus kita ambil. Bagaimana ke depan untuk pelaksanaan kegiatan ini,” pungkasnya. (Ajk)