Ayah di Sarolangun Tega Cabuli Anak Tirinya Hingga Hamil 6 Bulan

Ayah di Sarolangun Tega Cabuli Anak Tirinya Hingga Hamil 6 Bulan

Berita Daerah Berita Viral Hukrim

SAROLANGUN – Biadab, seorang ayah di Sarolangun, tega cabuli anak tirinya hingga hamil 6 bulan.

Ayah di Sarolangun yang cabuli anak tirinya ini, yakni Nasri alias Yit Bin Subari, warga Desa Suko Karangan Kecamatan Mandiangin, yang tega menggasak kehormatan anak tirinya dibawah umur sebut saja bunga (Nama Samaran).

Kejadian itu terjadi pada saat korban tengah berada didalam kamar medio mei, tiba-tiba tersangka langsung masuk dan membuka celana hingga dalamannya.

Baca juga : Terungkap, Ayah dan Paman di Sarolangun Setubuhi Bunga 7 Tahun

Kemudian tersangka langsung merangkul korban hingga terbaring diatas kasur, dan menindihnya seraya mengangkangi Kedua kakinya.

Disaat itu juga bisikan setan terus membujuk tersangka, sampai lupa daratan sehingga memaksa melepaskan celana korban, sampai setengah bugil.

Berhasil melepaskan celana korban, tersangka langsung menusukkan rudalnya ke kemaluan korban dengan paksa.

Korban yang saat itu tak kuasa memberi perlawan, dan hanya pasrah tubuhnya di geluti oleh ayah tirinya. Meskipun air mata korban bercucuran membasahi pipinya, tak membuat tersangka menyudahi perbuatan terlarang itu.
Bahkan ia terus menggenjot sampai nafsu birahinya menyerah.

Usai menyetubuhi anak tirinya, tersangka sempat membisik ke telinga korban dengan ancaman, agar tidak bilang ke orang lain, termasuk istrinya yang merupakan ibu Bunga.

Atas perbuatan ayah tiri yang biadab itu, Bunga kini tengah berbadan dua, dengan usia hamil 6 Bulan.

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LPI B-53/11/2020/SPKT/ Res Sarolangun, tanggal 23 Maret 2020, Tentang persetubuhan dan pencabulan anak dibawah umur, Satuan Reskrim Polres Sarolangun langsung mendatangi kediaman pelaku pencabulan, terhadap anak tiri yang di Back up oleh polsek Mandiangin.

Keterangan Polisi

Kapolres Sarolangun AKBP Deny Heryanto S.Ik didampingi Kasatreskrim Iptu Bagus membenarkan kejadian tersebut, bahkan Kapolres mengatakan bahwa kini tersangka sudah diamankan.

“Iya bener, kini pelakunya sudah kita amankan, penangkapan terhadap pelaku ini pada hari Senin (23/03) sekira pukul 20.00 Wib, yang mana Katim PPA Beserta Tim OPSNAL Polres Sarolangun dan unit Reskrim Polsek Mandiangin, melakukan penyidikan terhadap pelaku dengan Identitasnya sudah kita kantongi,” jelas Kapolres.

Lihat juga video : Gubernur Luncurkan Calendar of event

Saat dilakukan penangkapan terhadap pelaku ini berjalan dengan lancar, dan aman.

“Tidak ada perlawanan dari tersangka, karena penangkapan kita lakukan pada saat tersangka ini sedang terlelap tidur. Dan kini tersangka sudah dilakukan penyidikan untuk dimintai keterangannya,” bebernya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan biadabnya,  Nasri dikenalakan Pasal 81 ayat (1).(3) UU RI No. 35 tahun 2014, tentang Perubahan atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Tersangka dipidana dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun, dan paling lama 15 tahun. Serta denda paling banyak Rp. 5 juta.” Tukasnya.  (Ajk)