ODP Virus Corona di Jambi Bertambah Jadi 12 Orang

ODP Virus Corona di Jambi Bertambah Jadi 12 Orang

Berita Daerah Pemerintahan Provinsi

JAMBI – OPD terkait Virus Corona di Provinsi Jambi, saat ini bertambah jadi 12 orang.

Hal ini disampaikan Johansyah Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Provinsi Jambi, saat hadiri rapat di kantor Divre Bulog Wilayah Jambi, Senin (23/3/2020)

Johansyah mengatakan, bertambahnya jumlah ODP (Orang Dalam Pemantauan) Virus Corona di Jambi sudah disampaikan secara resmi, oleh tim penanganan Covid-19 setelah dilakukan tes kesehatan di RSUD Raden Mattaher Jambi.

“Mereka 12 orang, termasuk Orang Dalam Pemantauan (ODP). Mereka menjalankan isolasi di rumah,” katanya.

Baca juga : Mahasiswa UIN Jambi Disuruh Pulang Dari Bandung, ODP Covid-19 Jadi 212

Baca juga : Kabar Baik, 2 Pasien Corona di Jambi Dinyatakan Negatif

Baca juga : Usai SMAN 1 Kota Jambi, Satgas Covid-19 Pantau 74 Mahasiswa UIN STS

Juru bicara penanganan COVID-19 di Provinsi Jambi itu menambahkan, bahwa 12 orang yang termasuk dalam ODP itu, sebagian besar adalah dari kota Jambi.

Sebagaimana dijelaskannya, bahwa dari Kota Jambi sebanyak 10 orang, dan dua 2 orang menurut data yang di peroleh Pemprov Jambi dari Kabupaten Muaro Jambi, Mendalo dan Jaluko.

“Mereka dengan inisiatif mereka, untuk melakukan pemeriksaan di UGD RS Raden Mattaher. Setelah melakukan pemeriksaan, mereka tidak memenuhi unsur suspect Covid-19 itu. Dan diperbolehkan pulang,” tambahnya.

Pun demikian, kata Johansyah ODP tersebut tetap dalam pengawasan, dan masih dalam pantauan tim kesehatan Provinsi Jambi.

“Tes yang dilakukan ada scan, ronsen dan tes uji sampel darah. Setelah pemeriksaan gejala-gejala suspect tidak ada, hanya batuk, pilek biasa saja,” paparnya.

Dirinya menghimbau, kepada masyarakat Provinsi Jambi yang khawatir akan penyebaran, dan menemukan gejala, diharapkan untuk segera melaksanakan tes kesehatan di rumah sakit.

Lihat juga video : Banjir di Kota Jambi Makin Jadi

“Kami menghimbau juga kepada masyarakat, kalau bisa ada upaya juga dari masyarakat untuk melaksanakan tes kesehatan di puskesmas terdekat maupun di wilayah masing-masing,” tutupnya. (Paw)