8 tahun tak usai, puluhan warga dari Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun, Rabu (04/03/2020) datangi Dinas Kehutanan Provinsi Jambi.

8 Tahun Tak Usai, Warga Mandiangin Datangi Dishut Provinsi

Berita Daerah

JAMBI – 8 tahun tak usai, puluhan warga dari Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun, Rabu (04/03/2020) datangi Dishut Provinsi terkait perusahaan. Kedatangan mereka menuntut pihak Kehutanan untuk menindak tegas ulah PT AAS yang ada di Mandiangin.

Pasalnya perusahaan tersebut sudah merampas hak-hak mereka, kebun karet mereka di gusur oleh pihak perusahaan.

Salah satu dari perwakilan masyarakat, Sukiman menyampaikan orasinya di depan Dinas Kehutanan Provinsi Jambi. Ia mengatakan, hak kami sudah di rampas oleh PT. AAS

“Kami kesini tidak mencari alasan, tapi kami minta ketegasan,” kata Sukiman.

“Sudah hampir 8 tahun permasalahan ini belum juga selesai, alasan terus yang kami dapat. Hari ini kami butuh ketegasan kehutanan, bukan alasan,” katanya.

Masyarakat menuding ada dugaan Dinas Kehutanan bermain mata dengan PT. AAS, dimana sampai hari ini perusahaan masih beraktifitas dan lahan masyarakat banyak yang di gusur.

Lihat Video : Tolak Omnibus Law, Buruh KSBSI Datangi DPRD Provinsi

“Wajar kami menduga bapak dapat duit dari perusahaan. Sudah lama permasalahan ini belum juga selesai, sampai sekarang,” terangnya

Ditambahkan Sukiman, bahwa saat ini banyak warga Mandiangin yang hidupnya susah terkait perusahaan. Kebun belum dinikmati hasilnya sudah di gusur.

Berita Terkait : Tuntutan Warga Tak Mendasar, Ini Keterangan PT AAS

Baca Juga : Pelaku Pembakaran Lahan di Mandiangin Diamankan, Ternyata Orang Batanghari

“Kami hidup susah, hutang banyak. Bapak enak di gaji Negara, kami susah duit nyari sendiri. Lahan kami di gusur, kebun karet kami tidak bisa kami nikmati,” Katanya

Sekarang tidak ada lagi mediasi dan alasan-alasan lagi, mereka minta ada ketegasan dari Dishut. (PR)