Heboh, Sekdes Di Tanjabbar Diduga Bersuami Dua

Heboh, Sekdes Di Tanjabbar Diduga Bersuami Dua

Berita Daerah Tanjab Barat

TANJABBAR – Warga dihebohkan dengan kabar salah satu Sekretaris Desa (Sekdes), di Tanjabbar bersuami dua.

Dari informasi yang diperoleh, Sekdes ini merupakan perangkat desa Parit 8 Bram Itam kanan, Kecamatan Bram Itam Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) ini diketahui telah mencoreng nama baik desa setempat.

Pasalnya, Sekdes perempuan berinisial MYN yang berstatus masih memiliki suami sah ini, dikabarkan menjalin asmara terselubung dan telah menikah secara siri dengan seorang pria beristri.

Keterangan Warga

Menurut keterangan Muhammad Idrus, masyarakat setempat yang mengatakan bahwa terungkapnya perkara Sekdes di Tanjabbar ini, yang menikah lagi dengan pria lain pada Bulan 10 tahun 2019 lalu.

“Kami masyarakat disini sangat murka. Kami menilai perbuatan yang dilakukan seorang sekdes ini sangat memalukan dan mencoreng nama baik desa Bram Itam kanan,” ungkapnya.

Lihat video : Orang tua korban pencabulan di Jambi kutuk oknum Disdik Provinsi

Ia menyebut, warga Bram Itam Kanan merasa kecewa ada seorang perangkat desa, tidak bisa memberikan contoh yang baik kepada masyarakat.

“Karena apa, sekdes ini kan berstatus masih bersuami dan menikah lagi dengan suami orang. Ini yang membuat masyarakat marah,” kesalnya.

Masyarakat Minta Sekdes Dicopot

Idrus dengan tegas menyatakan, atas perilaku sekdes ini, masyarakat menutut Kepada Desa dan camat untuk memberhentikan Sekdes dengan tidak hormat.

“Kepala desa sampai saat ini belum ada respon terkait masalah ini. Kalau seandainya tidak ada tindak lanjutnya masyarakat yang akan melakukan tindakan, mungkin keranah hukum kalau tidak kami akan melakukan aksi demo.” Tegasnya.

Baca juga : Tak Hadir Buka Bersama, Bupati Pecat Sekdes

Kata dia, masyarakat bersama tokoh ulama, toko masyarakat, RPM, anggota BPD dan pemuda setempat, sudah bermusyawarah mengenai masalah tersebut.

“Kita sudah menanda tangani, menuntut agar sekdes segera di berhentikan,” pintanya.

Keterangan BPD

Terpisah, Ketua Badan Permusyawarahan Desa (BPD) Hartono, membenarkan adanya Sekdes, yang diketahui telah memiliki suami menikah lagi bersama suami orang lain.

“Memang ya benar, dari awal kita juga sudah mendengar hal ini,” imbuhnya.

Ia menambahkan terkait permasalahan ini, sebelumnya memang ada dilakukan rapat secara resmi dengan mengundang tokoh masyarakat setempat, termasuk juga tokoh agama, ketua pemuda, lembaga adat dan anggota BPD.

“Saya diundang kepala desa di kantor waktu itu, dari pihak perempuan ketika itu tidak hadir jadi waktu tidak ada keputusan yang pasti,” bebernya.

“Intinya, kita minta supaya sekdes diberhentikan, itulah kesepakatan kita bersama atau secara langsung kalau beliau menyadari bisa mengundurkan diri.” Tegasnya. (Hry)