Sadis. Entah apa yang merasuki pasangan ini. Karena ditagih utang, nenek di Inhu, Riau dibunuh sepasang suami istri. Foto : Pasutri tersangka pembunuhan. Istimewa

Sadis, Kesal Ditagih Utang, Nenek di Riau Dibunuh Suami Istri

Hukrim

RIAU – Sadis. Entah apa yang merasuki pasangan ini hingga nekat menghabisi nyawa orang. Karena kesal ditagih utang, seorang nenek di Indragiri Hulu (Inhu) Riau dibunuh sepasang suami istri.

Kepolisian Resort (Polres) Indragiri Hulu (Inhu) berhasil mengungkap dan mengamankan pelaku pembunuhan terhadap Cicih (78) warga Desa Petala Bumi Kecamatan Seberida. Tersangka pelaku pembunuhan nenek itu merupakan pasangan suami istri yang tidak lain adalah tetangga korban.

Pasangan suami istri pelaku pembunuhan itu yakni berinisial PL (19) dan istrinya SA (17).

“Kuat dugaan motif pembunuhan yang dilakukan tersangka masalah utang,” ujar Kapolres Inhu AKBP Efrizal Sik melalui Paur Humas Polres Inhu Aipda Misran, Jum’at (21/2/2020) sebagaimana dilansir RiauPos.co

Penangkapan kedua tersangka dilakukan pada Jum’at (21/2/2020) sekitar pukul 00.30 WIB di Kelurahan Sungai Salak, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Inhil. Kedua tersangka diamankan setelah melarikan diri ke kampungnya dan pada dinihari tadi langsung digiring ke Mapolsek Seberida.

Baca Juga : Aksi Bupati Duel Dengan Penagih Hutang Viral di Medsos

Baca Juga : Kesal Ditagih Hutang, Pria Ini Nekat Bayar Orang Bunuh Teman dan Anaknya

Dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka mengakui perbuatannya. Dimana tersangka menganiaya korban dengan cara membenturkan kepala korban ke tembok rumahnya. Mirisnya, pembunuhan karena kesal ditagih utang.

“Motif sementara akibat hutang. Karena tersangka kesal ditagih utang oleh tersangka,” sebutnya.

Baca Juga : Sadis, Telat 1 Bulan, Mobil Truk Warga Tebo Ditarik di Jalan

Baca Juga : Daftar Nama Media di Jambi dan Peringkat Alexa Februari 2020

Sebelumnya, korban diketahui meninggal dunia oleh cucunya pada Rabu (19/2/200) sekitar pukul 09.30 WIB. Pihak keluarga curiga dengan kondisi korban yang mengalami luka memar dibagian dahi dan telinga mengeluarkan darah.

Sehingga dengan kondisi itu Polisi berdasarkan persetujuan pihak keluarga, melakukan otopsi. “Otopsi dilakukan Dokes Polda Riau pada Kamis (20/2/2020) sekitar pukul 13.00 hingga 16.00 WIB di RSUD Indrasari Rengat,” terangnya.