Dinamika Berita Jambi - Sehari jelang kunjungan Jokowi ke Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) di Pangkalan Kerinci, bau asam pekat menyengat. Foto Ilustrasi bau, net

Jokowi Datang, Bau Asam Menyengat Pangkalan Kerinci

Berita Bisnis Nasional

RIAU – Sehari jelang kunjungan Presiden Republik Indonesia, Ir Joko Widodo (Jokowi) ke Perusahaan Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) di Pangkalan Kerinci, bau asam pekat menyengat.

Bau yang masih dirasakan hidung masyarakat Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan menurut keterangan warga tempatan, berasal dari limbah perusahaan bubur kertas.

Herman (45), salah seorang warga yang dijumpai Lintaskriminal.co.id di Kelurahan Kerinci Kota membenarkan bahwa belakangan bau asam menyengat itu semakin menjadi-jadi belakangan ini. Kendati demikian masyarakat tidak mengetahui dari mana asal bau tidak sedap itu.

“Belum ada penelitian darimana asal bau tidak sedap itu, yang jelas bau itu ada sejak perusahaan RAPP mulai beroperasi sejak. Kira-kira mulai berbau busuk sejak tahun 2000 an,” ungkap pria asli Pangkalan Kerinci itu

Baca Juga : Permintaan Jokowi, BPIP Sosialisasikan Pancasila Lewat Tiktok 

Baca Juga : Cerita Bupati Gendong Jenazah Anaknya ke Rumah

Herman yang menjabat sebagai RT di Kelurahan Kerinci Kota itu mengatakan bau cukup mengganggu.

Dikatakan, bau lebih parah dan menganggu saat kondisi cuaca lembab. Ketika bau busuk itu menyengat, nafas yang menghirup menjadi sesak.

“Nafas jadi sesak, tapi kita belum mengetahui apakah bau ini memberikan pengaruh pada kesehatan,” akunya.

Terkait kedatangan Jokowi ke pabrik bubur kertas di Pangkalan Kerinci terbesar di Asia itu, Herman juga berharap bisa melakukan konsultasi atau bicara tentang kondisi udara.

“Kalau bisa bau tidak sedap ini bisa dibicarakan dengan Pak Jokowi,” harapnya. (Yus/Red)