Dinamika Jambi Berita Kabar Jambi - Sadis, Telat 1 bulan, truk warga Tebo ditarik di jalan. Tak terima, Amril dan IMW lapor OJK dan Polda

Sadis, Telat 1 Bulan, Mobil Truk Warga Tebo Ditarik di Jalan

Berita Bisnis Hukrim

JAMBI – Kesal dan kecewa, konsumen leasing mengadukan nasib mobilnya ke pihak terkait. Bagaimana tidak, telat 1 bulan, mobil truk warga Tebo ditarik di jalan.

Pada awak media, Amril sang konsumen mengungkapkan kejadian yang menimpa dirinya pada 12 Februari lalu. Mobil yang dibawa sopir, ditarik perusahaan pembiayaan saat membawa batu dari Sungai Bengkal, Tebo.

Memang, bilang Amril, Ia telat bayar pada jatuh tempo tanggal 19 Januari lalu. Telat hari itu, Ia benar-benar tak menyangka mobil langsung di eksekusi.

“Saya telat bayar karena tarikan di Januari itu kurang. Kami biasanya bawa sawit, tapi karena hujan, tak bisa masuk ke pabrik,” ungkap Amril, Kamis (20/02/20) siang.

Namun saat ada sewa membawa batu dari Tebo ke Kota Jambi, sekitar 5 orang dari perusahaan pembiayaan PT Mitra Pinasthika Mustika mengambil unit tersebut.

Amril pun merasa malu, lantaran ditarik di depan pemilik toko pemesan batu.

“Waktu itu, mereka komplain batu tidak cocok. Kami mau bawa pulang ke Tebo. Tapi mereka minta dibongkar,” kata Rahman, sopir Amril.

Baca Juga : Tanggapi Putusan MK Nomor 18, LPKNI Jambi : Debt Collector Bukan Juru Sita

Setelah menuruti kemauan mereka, Amril lantas membayar angsuran tersebut. Namun ternyata, kenyataan pahit diterima warga Sungai Bengkal itu. Telat 1 bulan, leasing nekat tarik mobil Amril.

“Kan sudah dibayar bulan Januari. Eh mereka minta 2 bulan. Langsung untuk bulan Februari. Sementara, masih ada sekitar seminggu lagi untuk jatuh tempo,” terang Amril.

Baca Juga : Serius, Clipan Finance Bisa Tarik Mobil Meski Sudah Lunas?

Baca Juga : Tak Ada Kue Dalam Rapat, Anggota DPRD Keluar, Robek Absen

Collector ngotot pembayaran musti 2 bulan. Amril tak bisa membayarnya sekaligus. Bagaimana Ia membayar lagi, jika mobil ditarik. Mereka pun membawa langsung unit Canter 2014 itu.

Lapor OJK

Didampingi Indonesia Morality Wacth (IMW) Jambi, Amril mendatangi PT MPM yang berada di Jalan Mayor A Marzuki No 88 D-E Kota Jambi. Namun upaya itu tak membuahkan hasil.

Amril dan IMW pun mengadu ke OJK dan diterima langsung Egra Evandy. Mereka juga akan melaporkan ke Polda Jambi. Selain putusan MK yang melarang eksekusi di jalan dan tanpa putusan pengadilan, dilansir Gridoto.com, penarikan unit dapat dilaporkan ke polisi. (Erw)

#kasusleasing

#penarikan unit