Ribuan Warga Blokir Jalan, Tagih Janji Perusahaan Migas

Ribuan Warga Blokir Jalan, Tagih Janji Perusahaan Migas

Berita Daerah

TANJABBAR – Ratusan warga Desa Terjun Gajah, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjabbar menggelar aksi Demo, Kamis (13/2/20).

Aksi tersebut dilakukan dengan memblokir jalan serta kendaraan milik perusahaan PetroChina diperlintasan Jambi Tungkal, tepatnya disimpang abadi.

Baca juga : Karlan dan Camat Jenguk Eka Penderita Tumor Ganas

Ribuan pendemo ini turun kejalan, untuk menuntut adanya lahan seluas seperempat hektar milik warga yang digusur oleh pihak perusahaan petrochina, yang terjadi beberapa bulan yang lalu.

Padahal, pihak perusahaan(PetroChina) pernah menjanjikan akan Menganti kan lahan yang digusur tersebut. Namun janji yang disampaikan perusahaan migas ini tak kunjung terealisasi.

Pantauan dilapangan, terlihat hampir disetiap jalan masuk mobil perusahaan migas tersebut diblokir oleh warga setempat, tidak satu pun kendaraan dari perusahaan PetroChina yang berani melintas di lokasi para pendemo.

Setelah melakukan aksi demo, akhirnya pihak perusahaan PetroChina pun melakukan musyawarah pertemuan, yang dilaksanakan di aula kantor desa setempat.

Sayangnya hasil pertemuan antara pihak perusahaan dengan pihak warga, juga tidak ada menemukan titik terang, akibatnya luapan emosi berkecamuk.

”Kita sudah mediasi enam kali pertemuan. Namun tidak ada terealisasi permasalahannya, makanya, tindakan aksi demo damai inilah yang hanya bisa dilakukan agar pihak perusahaan dapat memberikan solusi yang terbaik.” Tegasnya.

Kata dia, kerusakan lahan akibat digusur oleh pihak perusahaan ini juga berdampak dengan tanaman perkebunan warga.

”Kita sudah lakukan mediasi dengan meminta ganti rugi, namun pihak perusahaan sepertinya hanya janji belaka.” Ungkapnya.

“Yang jelas, nantinya kita akan kembali melakukan aksi demo besar besaran, sebanyak 12 desa yang ada di Kecamatan Betara Ini.” Imbuhnya.

Terpisah, Harahab selaku sesepuh desa yang sekaligus anggota DPRD Tanjabbar, juga tak tinggal diam, melihat lahan masyarakatnya telah digusur oleh perusahaan.

Politisi Nasdem ini dengan tegas menyatakan, apabila pihak PetroChina masih mengulur-ngulur waktu dalam permasalahan ini.

“Sebanyak 12 desa akan kita kerahkan untuk turun melakukan aksi lebih besar lagi.” Tukasnya. (hry)

 

Lihat video : Klik Disini