Januari 2020, UPTD-PPA Jambi Tampung 1 Anak Korban Pencabulan

Januari 2020, UPTD-PPA Jambi Tampung 1 Anak Korban Pencabulan

Berita Daerah

JAMBI – Sepanjang bulan Januari 2020, tercatat 14 pelapor kekerasan anak dan Perempuan di Provinsi Jambi, satu orang diantaranya ada anak yang menjadikan korban pencabulan, Kamis (13/02/2020).

Hal ini berdasarkan data kekerasan terhadap perempuan dan anak (KTP/A) UPTD-PPA Provinsi Jambi per Januari 2020.

Baca juga : Wakil Bupati Ini Jadi Tersangka Pencabulan, KPAI Desak Mendagri

Sebagaimana yang diketahui, UPTD-PPA berhasil mencatat sebanyak 14 pelapor, dengan jumlah kekerasan pada anak-anak sebanyak 8 orang, pada perempuan sebanyak 4 orang.

Adapun jenis kekerasan yang dialami, adalah psikis anak sebanyak 8 orang, psikis perempuan 4 orang, dan laki-laki dewasa 2 orang. Sedangkan kekerasan seksual kepada anak sebanyak 6 orang.

Dari 6 orang anak alami kasus kekerasan seksual tersebut, rumah perlindungan UPTD-PPA Provinsi Jambi sudah menampung 1 orang anak korban pencabulan, dan 1 orang perempuan korban kekerasan psikis.

Dikatakan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) Provinsi Jambi, Lutpiah pihaknya akan terus melakukan pendampingan terhadap korban tindak kekerasan perempuan maupun anak.

“Kita juga akan berkoordinasi dengan Kabupaten/Kota. Biasanya Kabupaten/Kota juga akan meminta kita untuk mendampingi, sampai pendampingan secara hukum,” ujarnya.

Ia juga menuturkan, bahwa saat ini tidak semua orang yang berani melaporkan, apabila mengalami kekerasaan. Hal ini karena dianggap sebagai aib keluarga.

Maka dari itu, DP3AP2 akan terus memberikan pemahaman kepada masyarakat bila mengalami kekerasaan.

Masyarakat yang mengalami tindak kekerasan dipersilahkan menghubungi masing-masing desa perlindungan karena didalamnya ada unsur kepolisian, kesehatan dan lainnya.

“Ini yang sudah kita lakukan sosialisasi kepada masyarakat sehingga sekarang masyarakat sudah tahu kemana bila mengalami tindak kekerasan,” lugasnya. (Nrs)

 

Lihat juga video : Klik Disini