Fasha Sebut Musda Golkar Potensi Kehilangan Banyak Kader, Jika ?

Fasha Sebut Musda Golkar Potensi Kehilangan Banyak Kader, Jika ?

Berita Politik

JAMBI – Terkait Musyawarah Daerah (Musda) yang akan dilaksanakan oleh Partai Golongan Karya (Golkar), di bulan Februari ini membuat kader internalnya Syarif Fasha angkat bicara, Kamis (13/02/2020).

Fasha mengatakan, bahwa memang saat ini keputusan Musda Golkar saat ini belum dapat dipastikan. Karena masih menunggu keputusan dari DPP terlebih dahulu.

Baca juga : Sibuk, Al Haris Ambil Formulir ke Golkar Hari Terakhir

Pun demikian, ia menyebut bisa saja Musda dilakukan pada bulan Februari sesuai dengan amanah Munas, namun bisa juga setelah Pilkada.

Oleh karena itu, Walikota Jambi dua periode itu mengatakan Golkar akan banyak kehilangan kader, jika dilakukan Musda di bulan Februari ini.

Berbeda ketika jika dilakukan setelah Pilkada, ia bilang Golkar malah dapat keuntungan yang lebih besar.

“Kalau Musda dilakukan bulan Februari maka Golkar akan banyak kehilangan kader, ini berpotensi. Tetapi kalau Musda dilakukan setelah Pilkada gubernur nanti, maka Golkar akan meraih keuntungan yang besar,” ujar Fasha beberapa waktu lalu.

Untuk itu, dijelaskan Fasha saat DPP sedang memformulasikan hal itu. Sebab mesti melihat sisi yang lebih menguntungkan untuk partai berlambang pohon beringin tersebut.

Saat ditanyakan apa yang membuat Golkar akan kehilangan banyak kader, jika musda dilakukan sebelum Pilkada ?

Fasha menjawab, hal itu berkaitan dengan banyaknya kader partai berlambang pohon beringin itu, yang ikut dalam bursa Pilgub nanti.

Sebagaimana yang diketahui, saat ini ada tiga kader Golkar yang ikut di bursa Pilgub Jambi, diantaranya H. Cek Endra, Al Haris dan Fasha.

“Apakah kehilangan banyak kader atau Golkar mendapatkan keuntungan. Kita ketahui bahwa Pilgub ini nanti yang paling banyak bertarung adalah kader Golkar,” pungkasnya. (Nrs)

 

Lihat juga video : Klik Disini