2 Pekan Terakhir, Harga Sawit di Jambi Terus Merosot

2 Pekan Terakhir, Harga Sawit di Jambi Terus Merosot

Berita Bisnis Berita Daerah

JAMBI – Semenjak dua pekan terakhir ini, harga Tandan Buah Segar (TBS) di Jambi, terus mengalami penurunan. Meski tak signifikan, akan tetapi hal ini lama-kelamaan bisa membuat petani gigit jari.

Sebagaimana yang diketahui, pada Minggu lalu, harga TBS sawit untuk periode 24-30 Januari 2020 mengalami penurunan.

Hal yang sama pun juga kembali terjadi untuk satu pekan kedepan, dimana dari hasil rapat Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Jambi, bersama pihak terkait lainnya, Kamis (30/01/2020) harga sawit di Jambi turun mencapai 40 rupiah Perkilogram (Perkilo/red).

Baca juga : Lagi… Harga Sawit di Jambi Kembali Menguat, Petani Ayo Bermitra

Baca juga : Harga Sawit Turun, Program Disbun Jalan Ditempat

Seperti yang dikatakan Putri Rainun, Kepala Bidang pengolahan standarisasi dan Pemasaran hasil Perkebunan Disbun Provinsi Jambi.

Dirinya menyampaikan bahwa dari hasil rapat yang dilakukan, harga TBS sawit untuk periode 31Januari hingga 06 Februari 2020 mendatang, terjadi penurunan.

“Harga minggu sebelumnya sawit umur 10 sampai 20 tahun Rp. 2.018,76, sementara hari ini, sawit umur 10 sampai 20 tahun menjadi Rp. 1.976,39 rupiah.” Kata Rainun.

Ia kembali menambahkan, penurunan tersebut, berkisar kurang lebih 40 rupiah.

Sedangkan faktor penyebab turunnya ini, ia menjelaskan karena kondisi perdagangan dunia. Dimana, permintaan CPO dari Negara China saat ini berkurang, sehingga mempengaruhi harga TBS sawit Indonesia, khususnya Jambi.

Adapun daftar harga yang di tetapkan dari rapat yang dilaksanakan, untuk rata-rata CPO Rp. 8.856.45, inti sawit Rp. 4.938,51.

Sementara itu, untuk harga sawit di Jambi berdasarkan umur tanaman, adalah sebagai berikut ;

1. Umur 3 tahun Rp. 1.554,96,
2. Sawit umur 4 tahun Rp. 1.648,66,
4. Sawit umur 5 tahun Rp. 1.725,43,
5. sawit umur 6 tahun Rp. 1.798,20,
6. Sawit umur 7 tahun Rp. 1.843,72,
6. Sawit umur 8 tahun Rp. 1.881,89,
7. sawit umur 9 tahun Rp. 1.919,60,
8. sawit umur 10 sampai 20 tahun Rp. 1.976,39,
9. Sawit umur 21 sampai 24 tahun Rp. 1.915,22,
10. Sawit umur 25 tahun Rp. 1.824,23,

Oleh karena itu, Rainun menghimbau masyarakat dalam melaksanakan panen harus sesuai dengan standar, dan menjual melalui kemitraan, dengan bentuk kelembagaan, agar bisa memutus mata rantai.

“Dengan demikian, hasil yang diperoleh pun semakin baik bagi pekebun swadaya,” tutupnya.(Paw)

 

Tonton video : Klik Disini