Kondisi Jembatan Rusak, Dewan Minta Pembangunan Seperti Ini Tak Diulangi

Dewan : Jangan Ada Lagi Kualitas Pembangunan Yang Tidak Layak

Berita Jambi Parlemen

 

 

Proyek Jembatan Sugeng Yang Telan Dana APBD Rp. 16 Milyar

TANJABBAR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi dari komisi III melakukan peninjauan ke proyek pembangunan jembatan Sugeng di Kecamatan Bram Itam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Rabu(29/1/20).

Peninjauan yang dilakukan Komisi III ini, untuk melihat kondisi jembatan Sugeng. Yang dibangun melalui dana APBD Provinsi Jambi 2019 yang telah rampung dikerjakan.

Jembatan 16 Milyar tersebut diketahui mengalami kerusakan patah (Crak-red) dibagian opridnya.

Ahmad Fauzi ketua Komisi III DPRD Provinsi Jambi mengatakan, peninjauan yang dilakukan Dewan ke jembatan Sugeng di Tanjabbar hari ini, sekaligus dilakukan pengecekan dengan uji kualitas mutu beton.

“Fungsi pengawasan sudah kita jalankan, pemberitaan di media sudah kita baca dan kita tindaklanjuti. Setelah kita Bawak alat test distruktur mayor jembatan utamanya tidak Bermasalah,” Ujar mantan Plt Bupati Tanjabbar ini.

Fauzi menyebut, memang ada kendala yang harus diperbaiki oleh dinas Perkerjaan Umum. Yakni dibagian Oprit yang mengalami kerusakan.

“Ini kan masih ada waktu 60 hari jaminan pemeliharaan nya, kita minta mereka harus memperbaiki itu. Ini akan kami pantau hingga selesai, hingga bisa bermanfaat bagi rakyat.” Tegas Fauzi.

Disingung apakah pihak dewan kecewa melihat melihat kondisi pembangunan jembatan Sugeng ini? Fauzi secara pribadi menyebut tidak ada yang dikecewakan.

Baca juga : Proyek PU Provinsi Tak Terurus, Jembatan 16 Milyar Di Tanjabbar Terbuang Sia-sia

“Kalau segini kita tidak kecewa, namun kalau melihat waktu pengerjaan dan laporan nya kita Kecewa. Ternyata setelah kita cek kelapangan distruktur utama nya tidak masalah, itu kan bangunan perlengkap.” Terangnya.

“Kita sepakat baik pimpinan maupun Komisi III, apabila ada kerusakan, kita mendorong PU untuk memperbaikinya.” Timpalnya.

Sementara itu, Wakil ketua II DPRD provinsi Jambi, Pinto Jayanegara, mengatakan, ia juga meminta kerusakan jembatan milyaran rupiah itu segera diperbaiki. Namun yang Lebih penting itu, septi keselamatan nomor satu.

Menurutnya, jangan sampai ada lagi kualitas pembangunan jembatan yang tidak layak. Karena yang lebih penting dan nomor satu itu septi keselamatan.

“Namun ini kita lihat tidak terlalu parah, karena struktur utamanya masih bagus cuma harus diperbaiki di bagian Oprit. Kita selaku pimpinan bagian teknisnya kan Komisi III, kita tetap mendorong, apabila komisi III minta diperbaiki akan kita di back up.” Kata Pinto. (hry)

 

Lihat video viral : Klik Disini