Beredar Dokumen Asli Pembentukan Jambi Sebagai Otonom di Medsos

Warga Temukan Dokumen Asli Tentang Jambi

Berita Daerah Berita Viral

SAROLANGUN – Berkas dokumen lama pembentukan Jambi, sebagai daerah otonom provinsi ditemukan di sebuah rumah warga, yang berada di desa Karang Mendapo Kecamatan Pauh Kabupaten Sarolangun, pada Minggu kemarin (19/01/2020).

Dokumen tersebut ditemukan oleh Bambang Isnaini (37) warga Sarolangun, secara tidak sengaja sewaktu ia sedang membersihkan rumah kakeknya (H. Zakaria, Almarhum) yang sudah lama tidak dihuni di desanya.

“Waktu sayo tengok untuk bersihkan, disitu ado nampak beberapo berkas dan map yang sudah lusuh dan berantakan. Sayo waktu itu mau merapikan, jadi pas sayo bersihkan dan baco satu persatu disitu. Sayo kaget kok ado berkas yang isinya tentang pembentukan jambi sebagai daerah otonom atau provinsi. Yo itu lah awal cerito kemudian sayo poto-poto dan share di Facebook.” Kata Bambang menggunakan bahasa daerahnya, Selasa (21/1/2020).

Baca juga : Baru Saja, Lakalantas di Sarolangun, Mobil Talib Nyungsep ke Lembah Jalan

Merasa itu dokumen cukup penting, ia pun memawa ke rumah orang tuanya yang ada di desa setempat, untuk disimpan dan dijaga.

Ia menambahkan, dokumen yang ia temui adalah berkas ketikan asli, berisi tentang maklumat atau pernyataan. Serta berita penandatanganan yang bercerita soal pembentukan Jambi sebagai daerah provinsi.

Baca juga : Viral Penarikan Paksa Warga Sarolangun, Begini Jawaban Clipan Finance

Datuk nya di dokumen itu, Kala itu tercatat sebagai inisiator pembentukan Jambi, sebagai daerah otonom yang berasal dari perwakilan Marga (Daerah) Simpang Tigo dan Batin VI Pauh.

Menurut cerita di kampung yang ia dengar, Almarhum Datuk nya sudah lama wafat sekitar tahun 1972 lalu.

Lihat juga Video Sidak Dewan : Klik Disini

Sewaktu hidupnya beliau termasuk salah satu tokoh di kampung tersebut, karena pernah menjabat di pesantren, aktif berorganisasi baik ditingkat lokal dan nasional.

Selain itu, pernah juga menjabat sebagai pesirah dan pembeli getah karet.

“Untuk informasi detail tentang sosok Datuk, nanti sayo tanyokan lagi ke orang-orang tuo di dusun.” Terangnya.

Menurut keterangan yang ia dengar, Kakeknya dulu sempat dijuluki “Datuk Gilo”, karena dikenal sebagai orang yang disiplin, tegas dan pemarah.

Diketahui, sejak foto-foto berkas itu beredar di media sosial, mendapatkan apresiasi dari netizen.

Pun demikian, sampai saat ini belum ada yang menghubunginya terkait berkas tersebut.

“Sayo jugo baru sadar ternyata Provinsi Jambi baru menggelar HUT yang ke 63, sesaat setelah membaco berkas atau dokumen itu,” imbuhnya. (*/Red)