Polda Jambi Ringkus 29 Kg Ganja Di Gudang Sekolah

Polda Jambi Ringkus 29 Kg Ganja Di Gudang Sekolah

Berita Daerah Hukrim

JAMBI – Ditresnarkoba Polda Jambi kembali berhasil menggagalkan peredaran narkoba yang akan dijajakan di wilayah Provinsi Jambi, khususnya Kota Jambi dalam jumlah besar.

Kali ini, salah satu direktorat dibawah naungan Polda Jambi itu, berhasil menggagalkan Narkotika jenis Ganja yang siap edar, yakni sebanyak 29 Kilogram.

“Penangkapan terjadi di dua tempat kejadian perkara (TKP) pertama terjadi penangkapan di kawasan KM 181, Sungai Penoban, Kecamatan Batang Asam Tanjabbar,” kata Kapolda Jambi Irjend Pol Muchlis AS saat menggelar konferensi pers di lobi Polda Jambi, Senin (20/01).

“Tkp yang kedua Di SD N 130 yang terletak di kawasan Kebun Daging, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi,” sambungnya.

Kapolda mengatakan, dalam kasus ini Tim berhasil mengamankan dua orang tersangka. Yakni JT warga Sumatra Utara, dan JH Warga Kota Jambi.

Baca juga : Polda Jambi Gagalkan Pengiriman 15 Kg Sabu Ke Jakarta, Ini Modus Pelaku 

Ditresnarkoba Polda Jambi Kombes Pol Eka Wahyudianta menambahkan, satu diantara para pelaku bekerja sebagai penjaga Sekolah di kawasan Kebun Daging, Kota Jambi.

“Karena pekerjaanya itulah, pelaku bisa dengan leluasa menyimpan Ganja di Gudang Sekolah tersebut. Dan pihak sekolah tidak mengetahui hal tersebut,” jelas Kombes Pol Eka.

Setelah mendapatkan dua pelaku, yakni JT dan JH, serta di lakukan introgasi. Papar Dir, ternyata ini adalah aksi ke dua mereka dalam menyelundupkan Ganja.

“Barang berasal dari Sumatra Utara, dan di rencanakan pelaku untuk di edarkan di Kota Jambi,” ujar Kombes Pol Eka.

“Yang pertama pada Oktober 2019. Mereka telah berhsil menyelundupkan dan menyimpan Ganja sebanyak 15 Kilogram. Dan yang kita tangkap ini kali kedua mereka. Kita berhasil mengamankan 29 Kilogram Ganja,” sambungnya menerangkan.

Selain itu, salah satu diantara pelaku tersebut adalah residivis dengan kasus yang serupa.

“JH baru keluar dari Lapas di Padang Pariaman. Pelaku terkena Vonis 7 tahun dan di beri remisi dua tahun. Oktober 2019 pelaku bebas, dan langsung melanjutkan pekerjaan menjadi kurir Ganja,” tutup Kombes Pol Eka. (Rendy)