Kapolresta Jambi Siapkan 100 Personil di Semi Final Gubernur Cup

Polresta Jambi Turunkan 100 Personil di Laga Semi Final

Berita Jambi Hukrim Olahraga

JAMBI – Guna mengantisipasi keributan, dan memberikan keamanan di Laga Semi Final Gubernur Cup tahun 2020, Polresta Jambi kerahkan 100 personil di lapangan Tri Lomba Juang KONI Provinsi Jambi.

Hal ini disampaikan Kepala Polisi Resort Kota (Kapolresta), Kombes Pol Dover Christian saat dijumpai sejumlah media, usai pertandingan Kabupaten Kerinci versus Muaro Jambi, Minggu (19/01/2020).

“Kalau untuk Semi Final ini ada 100 Personil yang kita turunkan,” ujarnya.

Dirinya mengatakan, dalam menghadapi laga semi Final ini pihaknya sudah menyiapkan personil, untuk mengamankan proses pertandingan.

Kapolresta itu menyebut, ajang sepakbola Jambi itu bukan pemainnya yang dikenal, tapi ributnya.

“Sepakbola Jambi ini kan yang dikenal ributnya, bukannya prestasi pemainnya. Bukan di Jambi saja, tetapi Indonesia ini yang dikenal ya ributnya.” Kata Kombes Pol Dover.

Ia sangat menyayangkan, dari dulu setiap kompetisi sepakbola, baik Gubernur Cup atau yang lainnya di Jambi, itu selalu dikenal masyarakat dengan kericuhan.

“Cobalah, kalau rekan-rekan tanya dengan masyarakat, bagaiamna tanggapan soal Gubernur Cup, pasti yang diingat ributnya. Oh ya ya, tahun kemarin ribut, kemarin nya lagi ribut. Pasti begitu,” jelasnya.

Baca juga : Usai Laga Muaro Jambi Vs Kerinci, Penonton Ricuh di Tribun

Kombes Pol Dover juga menghimbau kepada seluruh pihak yang terlibat dalam Gubernur Cup, baik itu panitia, pelatih dan penonton agar dapat menjadi kondisi yang akan dan kondusif. Sehingga tidak lagi terjadi keributan di tengah lapangan.

“Ya kalau Maslah ricuh. Seharusnya kita semuanya harus menjaga diri. Baik itu penonton, panitia dan pelatih sama-sama menjaga agar tidak terjadi keributan. Sebagai pelatih juga jangan cuma bisa melatih pemainnya, tetapi juga bisa menenangkan dan meredam para pemainnya.” Imbuhnya.

Dengan demikian, maka tidak akan terjadi keributan, kalau semuanya sama-sama menjaga diri agar tidak memancing kericuhan.

“Saya lihat pemainnya biasa saja, gak begitu banget. Dalam permainan kalah menang itu biasa,” tandasnya. (Nrs)