DPW AHN Minta DPRD Provinsi Jambi Perjuangkan Gaji Tenaga Honorer

DPW AHN Minta DPRD Provinsi Jambi Perjuangkan Gaji Tenaga Honorer

Berita Jambi Parlemen

JAMBI – Terkait gaji honorer yang hingga saat ini masih dibayar oleh pihak sekolah, Aliansi Honorer Nasional (AHN) Provinsi Jambi temui DPRD Provinsi Jambi, agar dapat mengupayakan pembayaran upah pahlawan tanpa jasa ini dapat menggunakan anggaran APBD.

Hal ini disampaikan Dewan Pengurus Wilayah Aliansi Honorer Nasional (AHN) Provinsi Jambi Fahrul Rozi, saat menemui Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto pada Jum’at kemarin (17/01/2020).

Baca juga : Didatangi AHN Jambi, Dewan Akan Panggil 3 Dinas Ini

Fahrul Rozi mengatakan, tujuannya datang menemui Ketua DPRD Provinsi Jambi ini, karena ingin menyampaikan tentang pengabdiannya bersama rekan-rekan honorer lainnya.

Menurutnya pengabdian yang dilakukan bertahun-tahun, mulai dari tahun 2005 hingga saat ini, belum ada perubahan mengenai gaji. Tentu hal ini perlu diperhatikan oleh DPRD atau pemerintah.

“Kami berharap dari para honorer ini bisa di gaji dari APBD daerah, kami minta dewan memperjuangkan hak-hak kami,” katanya.

Sebelum ada anggaran dari pusat tambah Rozi, pihaknya digaji oleh sekolah masing-masing.

“Disekolah ya tergantung muridnya, kalau muridnya banyak di gaji Rp. 500.000 perbulan, saya dulu digaji Rp. 150.000 perbulan. 3 bulan sekali gajian,” jelasnya.

Walau pun Pada tahun 2016 baru ada kenaikan, dari Rp. 500 ribu, menjadi Rp. 850 ribu perbulan.

“Alhamdulillah 2016 ada kenaikan kita di gaji dengan Rp. 850.000 perbulan, di tahun 2017 naik lagi menjadi Rp. 1.000.000 perbulan,” terangnya.

Pun demikian, untuk di tahun 2020 ini pihaknya belum ada menerima gaji.

“Mudah-mudahan ada peningkatan,” imbuhnya.

Sementara dikutip dari JPNN.com anggota Komisi II DPR Heru Sudjatmoko, menyebut bahwa urusan gaji honorer K2 bisa diselesaikan pemda tanpa bantuan pusat.

(Paw)