Mobil ambulans menabrak rumah Hasbi warga RT 07 Desa Pulau Pandan Kecamatan Limun, Sabtu (18/01/2020) sekitar pukul 10.00 Wib

Bawa Fogging, Ambulans Tabrak Rumah Warga di Sarolangun

Berita Daerah Berita Viral

SAROLANGUN – Mobil Ambulans berplat merah, Sabtu (18/01/2020) pagi menabrak rumah warga di Kecamatan Limun. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kecelakaan tunggal mobil milik Dinas Kesehatan Sarolangun itu.

Informasi yang dihimpun, kejadian di RT 07, Desa Pulau Pandan, Kecamatan Limun itu ambulans menabrak rumah warga, Hasbi sekitar pukul 10.00 Wib. Ade, sopir mobil Puskesmas Kecamatan Cerminan Gedang (CNG) rencananya hendak ke Sarolangun.

”Kata sopir tadi, mobil itu mau ke Dinas Kesehatan Sarolangun antar alat fogging cuma melaju kencang hinga hilang kendali dan langsung nyeruduk rumah Hasbi, yang berada dipinggir jalan,” kata Sadri Sanu, warga setempat yang sempat melihat kejadian itu.

Dilansir dari PenaJambi.co media sindikasi Dinamikajambi.com, beruntung tidak ada korban jiwa.

”Korban tidak ada, kebetulan pemilik rumah ini honorer sedang di kantor Pustaka dan istri beserta anaknya pulang kampung di Batang Asai,” sambungnya,

Terpisah Bambang Hermanto Kadinkes Sarolangun dihubungi melalui telepon genggam membenarkan kejadian tersebut dan dia telah berkoordinasi dengan pihak puskesmas setempat.

”Ya benar tadi pagi, kebetulan sipir mobil kurang hati hati dan kencang makanya kecelakaan. Intinya itu musibah,” ujar Bambang.

Kendaraan itu lanjut Bambang, tengah perjalanan dinas membawa alat fogging yang akan di bawa ke Sarolangun untuk bantu masyarakat.

Baca Juga : Heboh Sopir Ini Tak Sadar Tidur di Kuburan, Batu Nisan Dianggapnya Kursi

”Kebetulan kita ada giat fogging di Kecamatan Sarolangun, jadi karena alat fogging kita di dinkes sudah menipis terus kita cari ternyata ada di Puskesmas CNG itulah kita minta bantu mereka,” terang dia.

Ditanya apakah sudah ada upaya untuk menangani masalah tersebut, Bambang menjawab sudah ada.

”Kejadian ini juga sudah ditangani pihak polsek sana, dan mobil sudah kita bisa kita bawa sebab dalam kondisi dinas. Karena sopir juga tidak cidera dan juga tidak ada korban jiwa. Nanti malam kami juga akan melakukan perundingan dengan pemilik rumah untuk persoalan ganti rugi,” pungkasnya. (*/Nil/Erw)