Pasca Sidak ke Samsat Merangin pekan ini, Jumat (17/01/2020) dewan memangil Bakeuda, Bappeda dan Jasa Raharja. Evi Suherman, anggota Komisi II DPRD Provinsi meminta pelayanan ditingkatkan

Pasca Sidak Samsat Merangin, Dewan Minta Gubernur Evaluasi Ini

Berita Daerah Berita Politik

JAMBI – Pasca Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Samsat Merangin, Senin (13/01/2020), Komisi II DPRD Provinsi Jambi gerak cepat untuk menindaklanjutinya. Selain kehadiran pegawai bidang pelayanan, dewan juga menemukan mesin antrian rusak.

Hal ini disampaikan Evi Suherman, Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jambi, saat dikonfirmasi Dinamikajambi.com terkait hasil sidak.

Bilang politisi asal Sarolangun itu, pihaknya hari ini adakan Rapat Dengar Pendapat (Hearing) dengan Bakeuda, Jasa Raharja termasuk Bappeda Provinsi Jambi untuk menindak lanjuti hasil sidak.

“Ada beberapa keluhan yang kita temukan, baik dari sisi pelayanan maupun fasilitas,” katanya, Jumat (17/01/2020).

Masih dikatakan politisi PPP ini, dari sisi pelayanan masih jauh dari yang diharapkan.

Dari fasilitas juga harus ditingkatkan, seperti nomor antrian yang ditemukan tak berfungsi. Parahnya, ternyata mesin nomor antri sudah 6 bulan tak digunakan.

“Nomor antrian rusak tidak di servis, itu juga membuat keterlambatan dari sisi pelayanan. Kalau yang kenal mungkin duluan, yang tidak kenal menunggu,” katanya.

Ada juga ruang tunggu tidak nyaman. Anggota yang jaga dari Samsat itu sendiri tidak tepat waktu, sehingga untuk pelayanan terhambat.

“Diantaranya pengurusan STNK, pembayaran pajak terhambat,” bebernya.

Berita Terkait : Dewan Provinsi Sidak Samsat Merangin, Meja Pelayanan ‘Kosong’

“Kita hearing minta kepada dinas terkait untuk meningkatkan pelayanan,” sambungnya.

Bukan apa-apa, dengan capaian yang diharapkan dewan dari Samsat Merangin sekitar Rp 30 Milyar, tentu dibutuhkan peningkatan untuk mencapainya.

“Kalau kita mau meningkatkan sisi pendapatan, tentu kita juga harus meningkatkan pelayanan dan fasilitas,” kata Evi.

Lihat Video Sidak : Klik Disini

“Kami juga berharap pak Gubernur untuk mengevaluasi Samsat yang ada di Provinsi Jambi,” tutupnya. (Paw)