Di Bangun BPTD Propinsi Jambi, Halte Di Tanjabbar Terkesan Mubazir

Di Bangun BPTD Propinsi Jambi, Halte Di Tanjabbar Terkesan Mubazir

Daerah Tanjab Barat

TANJABBAR – Halte sungai dengan dana milyaran rupiah di Kecamatan Betara Kabupaten Tanjung Jabung Barat, tepat nya di desa bunga Tanjung dan desa makmur jaya, kini terkesan mubazir.

Pasalnya, halte penghubung penyebrangan untuk perahu tradisional ini, walaupun sudah selesai dibangun. Namun tidak difungsikan dikarenakan tidak sesuai dengan permintaan masyarakat setempat.

Terkait pembangunan halte tersebut, Samsul Juhari kadis perhubungan Tanjabbar mengatakan. Halte ini dibangun langsung oleh Badan Pengelola Transportasi Darat(BPTD) Provinsi Jambi melalui dana APBN dari Kemenhub RI.

” Masyarakat desa yang mengusulkan melalui Dishub Tanjabbar, dibangun tahun 2019, sudah melalui proses perencanaan tahun 2018 lalu.” Ujar Samsul. Senin (13/1/2020).

Saat disinggung kenapa belum juga difungsikan oleh masyarakat setempat untuk dijadikan sebagai halte penyebrangan? Samsul menyebut, seharusnya sudah siap difungsikan. Namun masyarakat mengalami kesulitan saat akan menyebrang apabila ingin membawa kendaraan bermotor.

” Disign nya terlalu tinggi, sedangkan standar perahu penyeberangan warga rendah.” Ungkapnya.

Malah samsul menyarankan, agar warga ( jasa penambang) membuat perahu dengan disign tinggi menyesuaikan Halte tersebut.

” Kalau menurut saya masyarakat yang rugi, karena sudah dibangun dengan dana APBN. ternyata tidak dimanfaatkan untuk fasilitas penyeberangan,” Sebut mantan kepala Satpol-PP Tanjabbar ini.

” Memang dana ini milyaran, tapi saya juga belum tahu persis angka sebenarnya berapa. Karena proyek halte ini selesai dibangun ketika saya baru pindah ke Dishub Tanjabbar,” Timpalnya.(hry)