Dewan Provinsi Sidak Samsat Merangin, Meja Pelayanan ‘Kosong’

Merangin Pemerintahan Politik Uncategorized Viral

MERANGIN – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Pinto Jayanegara, dan Ketua Komisi II, Izhar Majid bersama anggotanya menggelar inspeksi mendadak (Sidak) ke Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) di Bangko, Merangin, Senin (13/1).

Saat Sidak sekitar pukul 13.15 WIB itu, dewan tidak menemukan satu pun pegawai di meja pelayanan. Tentunya hal ini menyebabkan pelayanan Samsat terganggu.

“Tujuan Sidak kita hari ini tidak lain tidak bukan untuk memastikan pemenuhan standar pelayanan publik di kantor Samsat Merangin,” ungkap Pinto.

Sementara, Ketua Komisi II Izhar Majid mengatakan, selain temuan atas ketidakdisiplinnya pegawai Samsat Merangin, pihaknya juga mendapati pelayanan buruk terhadap masyarakat.

“Tadi juga kita temukan salah satu warga yang mengurus STNK dari pukul 10.00 WIB, tapi hingga pukul 13.00 WIB belum juga selesai,” ungkap Bang Montok, panggilan akrabnya.

Atas hal itu, kata Bang Montok, pihaknya menyayangkan pelayanan di Samsat Merangin. Pelayanan yang berbelit yang menyulitkan masyarakat, sebutnya, indikasi peluang terjadinya pungutan liar.

“Penghasilannya (penerimaan pajak) yang banyak di Samsat Merangin, tapi pelayanannya yang kurang,” katanya.

Lebih lanjut Bang Montok mengharapkan, pelayanan publik di Samsat Merangin kedepannya terus ditingkatkan.  “Harapannya pelayanan lebih bagus dan lebih baik seperti (Samsat) yang di Provinsi Jambi,” katanya.

“Namun beberapa temuan hari ini akan kita bawa ke provinsi, dirapatkan lagi untuk proses selanjutnya. Pihak-pihak mana saja yang akan kita panggil saat hearing,” timpal anggota Komisi II lainnya, Apif Firmansyah.

Kepala UPTD Samsat Merangin Evron Edison mengatakan, jika pihaknya tidak mengetahui kalau siang itu akan disidak oleh anggota dewan provinsi. “Namanya Sidak ya kita tidak tahu jika dewan provinsi akan datang,” ujarnya.

Namun demikian lanjut Evron, pihaknya berjanji akan melakukan perbaikan atas koreksi Komisi II. “Soal pegawai, akan kita evaluasi,” tutupnya. (rdc)