Kapolres Batanghari, Kamis (09/10/2020) menunjukkan hasil operasi tambang ilegal.

Giliran Ilegal Drilling Batanghari, Ditangkap Saat Malam Hari

Uncategorized

BATANGHARI – Jajaran Polres Batanghari terus menindak pelaku minyak ilegal driling yang ada di Desa Pompa Air, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari. 4 pelaku, sudah diamankan petugas.

Kapolres Batanghari AKBP Dwi Mulyanto menerangkan penangkapan mengekploitasi minyak bumi tidak sesuai dengan ketentuan yang ada berikut Barang Bukti (BB) berupa kendaraan roda 2 merk Honda Revo, ada jerigen yang terisi BBM, canting, tambang dan sebagiannya.

Dikatakan Kapolres, ada tiga titik yang ada di wilayah WKP Dusun Laman Teras, Desa Pompa air lokasi penangkapan.

”Untuk pelaku saat ini sudah ada empat pelaku yang tengah dilakukan penyidikan dengan masing-masing berbeda LP penangkapannya,” terangnya saat memberikan kepada wartawan, Kamis (09/01/2020).

Sementara yang ditangkap masih dalam peran sebagai pelaku yang melakukan dilapangan.

”Nanti kita perdalam lebih lanjut siapa pemilik modalnya.” ujarnya.

Lebih lanjut Ia mengatakan, untuk sementara pemilik modal belum diketahui, karena memang doktrin mereka juga pada saat ditangkap mereka akan sulit untuk mengungkap siapa pemiliknya.

”Biasanya pelaku mengakui bahwa itu milik dia sendiri, itu mungkin doktrin mereka disana.” katanya.

Kapolres menjelaskan lagi, setelah pihaknya melaksanakan kegiatan, di Polda Jambi bersama dengan gabungan. Kemudian pihak mengadakan razia setelah beberapa minggu aktivitas ilegal driling berganti total. Namun setelah itu mereka mencuri-curi untuk melakukan aktivitas.

Berita Terkait : Polres Merangin Bekuk 6 Penambang Emas di Sungai Kapas

”Mereka mulai melakukan aktivitas pada malam hari. Karena beberapa pelaku kita tangkap pada pukul 23.00 WIB, ada pukul 21.00 WIB ada juga pukul 20.00 WIB.” ujarnya.

Memang tambah Kapolres, pihaknya sengaja beroperasi pada malam hari. Dan ternyata memang ada dari mereka aktif.(Ali kucir)