11 WNA di Jambi Dipulangkan,  Hari Ini Giliran Warga Singapura

11 WNA di Jambi Dipulangkan,  Hari Ini Giliran Warga Singapura

Berita Daerah Berita Viral

JAMBI – Penghujung tahun 2019, setiap masa berlaku baik itu kendaraan, maupun lainnya akan memiliki masa aktif masing-masing. Termasuk masa berlaku surat izin, setiap Warga Negara Asing (WNA) yang menetap di suatu daerah.

Seperti yang terjadi pada ZB, Wanita WNA asal kebangsaan Singapura, terpaksa harus di Deportasi dari Jambi. Karena melakukan pelanggaran keimigrasiannya.

Dikatakan Imigrasi Kelas I TPI Jambi mendeportasi Warga Negara Asing (WNA)  ini, karena melakukan pelanggaran keimigrasian berupa over stay, atau melebihi masa tinggal  hingga 6 tahun dari izin tinggal yang seharusnya.

Dijelaskan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Jambi, Heru Santoso Anantayudha pada Senin kemarin (30/12), WNA tersebut akan dikembalikan ke negara asalnya besok.

“Satu orang akan kita deportai besok. Dia ini adalah seorang perempuan yang menikah dengan seorang laki-laki WNI penduduk di Tembesi, 6 tahun dia overstay,” ujar Heru Santoso.

Itu artinya hari ini, WNA asal kebangsaan Singapura itu sudah harus dipulangkan hari ini, Selasa (31/12/2019).

Anantayudha menambah, sesuai ketentuan perundang-undangan, seorang WNA yang telah over stay lebih dari 60 hari, harus dideportasi dan ditangkal dari Indonesia.

Namun dengan pertimbangan kemanusiaan, karena yang bersangkutan sudah berkeluarga di Indonesia, maka pihaknya Imigrasi Jambi telah mengajukan permohonan kepada Imigrasi pusat.

Permohonan itu berisi, agar setelah dideportasi, ZB tidak ditangkal. Sehingga masih bisa datang kembali ke Indonesia untuk mengunjungi keluarganya.

“ Kalau dikabulkan, maka beberapa bulan lagi setelah dideportasi , dia bisa datang lagi ke Indonesia,” bebernya.

Sementara itu, sepanjang tahun 2019, Kanim Kelas I TPI Jambi telah mendeportasi 11 Warga Negara Asing, terdiri dari warga negara Malaysia, China, Taiwan, Uzbekistan, Pakistan, India dan Singapura.

Heru Santoso menjelaskan, bahwa alasan 11 WNA yang dideportasi tersebut, karena melakukan penyalahgunaan izin tinggal maupun over stay.

Sebagaimana yang diatur dalam pasal 75 ayat 1 dan pasal 78 ayat 3 Undang-undang nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian. Dari 11 WNA yang dideportasi tersebut, tidak ada yang tersangkut kasus pidana.

Ia juga mengatakan, setelah ini untuk memantau keberadaan orang asing di Jambi, kantor Imigrasi terus melakukan pemantauan dan kerjasama dengan pihak-pihak terkait, yang tergabung dalam Tim Pengawasan Orang Asing. Termasuk dengan mendorong keterlibatan masyarakat secara aktif,u turut memantau keberadaan WNA di wilayah masing-masing. (*/Nrs)