ilustrasi kereta api

Tragis Mobil Berisi Satu Keluarga Tertabrak Kereta di Cibitung

Nasional

BEKASI – Tragis sebuah mobil berisikan 7 penumpang yang merupakan satu keluarga tertabrak Kereta Api Argo Prahayangan di pintu perlintasan Jl. Raya Bosi RT 01 Kelurahan, Kecamatan Cibitung, Bekasi, Jawa Barat. Diketahui mobil tersebut Daihatsu Sigra bernomor polisi B 1778 FZI.

Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Metro Bekasi, Iptu Supirno mengatakan, ketujuh korban yang tewas merupakan satu keluarga yang tinggal di Jalan Arjuna III RT07/07 Kelurahan Utan Kayu Selatan, Matraman, Jakarta Timur.

“Iya (mereka) satu keluarga tinggal di Matraman,” kata Supirno kepada Okezone, Senin (23/12/2019).
Terkait dengan penyelidikan kecelakaan tersebut, polisi masih melakukan penyelidikan. “Masih proses, fullbucket,” kata dia.

Sementara itu, menurut saksi mata di lokasi kejadian, Aditya mengatakan, pengendara Daihatsu Sigra ini seperti terpancing karena ada motor yang kerap “nyelonong” di perlintasan maut ini.

“Kita sudah teriak, ada dua kereta, cuma ini biasanya pemotor yang sering nyelonong. Mungkin, si korban terpancing, karena ada pemotor yang biasa begitu,” kata warga Banten Kampumg Utan itu.

Sebelum kejadian, kata dia, terdapat jeda bunyi alarm untuk menandakan setiap kereta yang melintas. Usai kereta pertama melaju, alarm berhenti sejenak dan kembali menyala tanda kereta selanjutnya segera melintas.

Namun, kata dia, mobil yang dikemudikan oleh Bahrudin itu lolos menerobos, dan tertahan di tengah perlintasan kereta. Kata dia, mobil seperti tidak dapat melaju ketika berada ditengah rel, hingga Kereta Api Argo Parahyangan yang kian mendekat menggilas badan mobil hingga terseret beberapa meter.

“Kalau enggak salah mobil berenti kaya mati di tengah udah enggak jalan langsung ketabrak kereta,” kata dia.

Adapun kondisi badan mobil mengalami rusak parah, ketujuh korban yang merupakan satu keluarga langsung dievakuasi ke RSUD Kabupaten Bekasi.

Berikut identitas sopir dan para penumpang yang dikabarkan tidak ada yang selamat atas peristiwa nahas tersebut:

1. Bahrudin (sopir) (51), beralamat di Jalan Arjuna III No. 34 Rt. 007/007 Kel. Utan Kayu Selatan Kec. Matraman Jakarta Timur.

2. Watinah (50).

3. Syarifudin (49).

4. Santi (30).

5. Didit (12).

6. Yanda (32).

7. Yanto (55).

Kini semua korban sudah dilakukan pemakaman. Semua keluarga itu dimakamkan di dua tempat yakni lima jasad dimakamkan di TPU Kemiri Pulogadung dan dua jasad lainnya dimakamkan di TPU Pondok Ranggon, Cipayung.

(wal)

 

Sumber : klik disini