Dinamika Jambi - Usia ke 70, sudah mantapkah Bumi Tali Undang Tambang Teliti? Ini dia potretnya Kabupaten Merangin

Menginjak Usia ke-70, Sudah Mantapkah Kabupaten Merangin ? Ini Potretnya

Berita Daerah Merangin

JAMBI – Bertambahnya usia merupakan salah satu hal yang membahagiakan bagi setiap daerah, karena selain mensyukuri karunia umur, juga segala sisi kebaikan yang sudah dicapai. Serta yang masih kurang, diberi waktu untuk memperbaiki. Sudah mantapkah Kabupaten Merangin? Lihat potretnya Merangin.

Seperti hal yang terjadi pada Kabupaten Merangin, yang pada hari ini Minggu, 22 Desember 2019 tepat menginjak usia ke-70.

Tentu hal ini menjadi suatu kebahagiaan bagi setiap Pemerintah Daerah (Pemda) dan masyarakatnya, karena selama 70 berdiri, Kabupaten Merangin masih diberi kesempatan untuk terus berbenah.

Banyak yang perlu diperbaiki lagi kedepannya di Kabupaten Merangin, mulai dari pembangunan, perbaikan jalan, pembenahan infrastruktur, pemerhatian terhadap tempat pariwisata yang sangat terkenal di Provinsi Jambi ini, dan sebagainya.

Tak ayal hal ini pun menjadi pertanyaan besar bagi seluruh masyarakat, karena tidak sedikit yang mengeluh dengan pembangunan, dan masih banyaknya jalan yang jauh dari sentuhan pemerintah. Potretnya Merangin, masih gelap

Dikatakan Peri, salah satu pemuda Merangin yang pernah mengomandoi Himpunan Mahasiswa Pelajar Merangin (HMPM), beberapa waktu lalu bahwa selama ini pemerintah sibuk dengan pembangunan taman untuk rekreasi yang menguntungkan sepihak, bahkan tidak bermanfaat.

Sedangkan, banyak hal yang perlu diperbaiki, seperti jalan akses masyarakat yang ada di pedesaan. Mirisnya, hal itu malah seakan diabaikan oleh Bupati Merangin itu.

“Contoh saja jam Gento dan taman yang lain. Itu kan kurang begitu bermanfaat. Banyak lagi jalan di pedesaan yang dikatakan sangat dikeluhkan warga yang perlu diperbaiki. Contohnya saja di Wilayah Jangkat Timur, belum lagi di wilayah Tabir dan Pamenang. Sebaiknya ini yang harus dipikirkan oleh bupati Merangin,” sebutnya.

Infrastruktur

Menariknya, kebutuhan infrastruktur di wilayah Jangkat masih terbilang buruk. Padahal ini merupakan daerah tanah kelahiran sang bupati. Beberapa desa di kecamatan ini, bahkan belum tersentuh aspal. Kondisi ini makin memburuk jika berlangsungnya musim hujan, jalanan menjadi kubangan. Penderitaan yang jadi potretnya Merangin

Oleh karena itu, la sangat menyayangkan sikap Bupati 2 periode itu yang terbilang tidak memikirkan keadaan masyarakatnya di pedesaan. Padahal, infrastruktur jalan, merupakan jantung dari perekonomian masyarakat di wilayah-wilayah tersebut.

Baca Juga : Jalan Pasar Pamenang Rusak, Pemkab dan Dewan Jangan Tutup Mata

Baca Juga : Bangun Infrastruktur di Kabupaten Merangin, PUPR Anggarkan Dana Rp 64 Miliar

“Padahal infrastruktur jalan adalah urat nadi perekonomian masyarakat di pedesaan. Bila akses jalan baik, ekonomi masyarakat juga akan baik, hasil panen dan kebutuhan pokok mudah dibawa, diakses,” jelasnya.

Selain itu, masih banyak lagi keluhan masyarakat terkait pembangunan, dan jalan yang ada di Kabupaten Merangin. Seperti di Kecamatan Pamenang dan sekitar.

Lihat Juga : Realita Limbah PT KDA Peraih Penghargaan

3 Saran Dewan

Sementara itu, anggota DPRD Provinsi Jambi, Ahmad Fauzi Ansori juga memberikan tiga saran kepada Pemda, di HUT ke-70 Kabupaten Merangin ini.

Menurutnya, kedepan Kabupaten Merangin harus menjadi yang lebih baik lagi. Karena di usia yang menginjak dewasa, patut menjadi percontohan bagi daerah lain di Provinsi Jambi.

Adapun tiga saran tersebut yakni sebagai berikut :

  1. Pertama pemerintah agar mendorong peningkatan kualitas infrastruktur daerah, dalam upaya pertumbuhan ekonomi.
  2. Diharapkan agar Pemerintah Daerah (Pemda/red) fokus dalam mengalokasikan anggaran, pada upaya percepatan pembangunan bidang ekonomi, pengurangan angka kemiskinan dan pengurangan pengangguran.
  3. Ketiga, yakni peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia daerah, dalam upaya menyongsong era 4.0 (four point o).

Oleh karena itu, pria yang akrab disapa bang Ojik itu berharap, di usia Kabupaten Merangin yang sudah memasuki masa senja ini, ia berharap kedepannya bisa lebih baik lagi.

“Semoga merangin lebih maju dan memilik daya saing di tingkat regional, maupun nasional.” Kata bang Ojik melalui selulernya, pada Rabu (18/12/2019) kemarin. (Nrs)