Ajak 3 Orang Warga Numpang di Mobilnya, Kurir Ini Dibekuk BNNP Jambi

Berita Daerah Hukrim

JAMBI – Tiga orang warga asal Sumatra Barat (Sumbar), dibekuk tim pemberantasan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi, lantaran menjadi kurir narkoba.

Ketiga kurus narkoba tersebut, yakni RA (27), RS (42) dan Y (41) ini. Mereka diamankan oleh BNNP Jambi, di kawasan Simpang KM 35 dekat perbatasan antara Kabupaten Muaro Jambi, dan  Kabupaten Tanjungjabung Timur, pada Kamis malam kemarin (12/12/2019).

Dalam aksinya, ketiga pelaku dijanjikan upah Rp. 25 juta, apabila berhasil menyelipkan barang haram tersebut, untuk di bawa ke Kota Jambi.

Dilansir dari Kabardaerah.com, Kepala BNNP Jambi Brigjen Pol Heru Pranoto, membenarkan penangkapan tersebut kepada sejumlah awak media.

Dirinya mengatakan kasus ini, terungkap bermuka dari informasi yang didapatkan oleh petugas, dari masyarakat sekitar. Bahwa akan ada pengiriman paket narkoba dari Kepri melalui perairan Kuala Tungkal menuju Kota Jambi.

Dari informasi tersebut, petugas pun langsung bergegas menuju lokasi. Setelah diselidiki, ternyata mereka menemukan beberapa orang yang mencurigai, hingga akhirnya tim dari BNNP Jambi melakukan pengintaian.

Ketika memasuki lokasi TKP, yakni Simpang KM 35 dekat perbatasan antara Kabupaten Muarojambi dan Kabupaten Tanjungjabung Timur, petugas langsung menyergap para terduga pelaku, hingga akhirnya dilakukan penggeledahan.

Pelaku yang saat itu berada di mobil Avanza, tak dapat berkutik dan akhirnya menyerah kepada petugas gabungan dari BNNP Jambi.

Pada penyergapan tersebut, selain meringkus 6 orang pelaku, petugas juga berhasil mengamankan 5 paket yang diduga narkoba jenis sabu, di dalam mobil pelaku.

“Setelah ditimbang, 5 paket tersebut seberat sekitar 5 kg. Dari pengakuan pelaku, barang haram tersebut dibawa dari Kepri untuk dikonsumsi di Sumbar,” kata Heru didampingi Kabid Pemberantasan BNNP Jambi AKBP Agus Setiawan, Jum’at (13/12/2019).

Setelah diperiksa oleh petugas, ternyata dari keenam orang yang diamankan,  hanya tiga orang yang menjadi tersangka. Diantaranya yakni RA, RS dan Y.

Heru juga mengatakan, dalam kasus ini ketiga pelaku sangat lincah, dimana modus yang digunakan boleh terbilang baru. Sehingga sangat sulit untuk ditebak oleh petugas, baik dari BNNP maupun kepolisian.

“Pelaku ini berpura-pura mengajak warga untuk jadi penumpang di mobil yang dibawanya, agar terlihat seperti sebuah keluarga,” sebutnya.

Untuk itu, tiga orang lainnya yang setelah diperiksa tidak terlibat dan tidak memenuhi unsur kejahatan, atau pengedar, makan mereka akhirnya dikembalikan kepada keluarganya.

Sementara tiga orang pelaku, dibawa ketahanan BNNP Jambi, dan ditindaklanjuti lebih lanjut.

Akibat perbuatannya, ketiga pelaku masih ditahan di BNNP Jambi untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. (*/Red)