Usai Disuntik Dokter dari Korsel, Warga SAD di Merangin Dilarikan ke Rumah Sakit

Berita Daerah Hukrim Merangin

MERANGIN – Ali (35) warga Suku Anak Dalam (SAD) di Lantak Seribu, Renah Pamenang, dilarikan ke Rumah Sakit DKT Bangko, Kamis (5/12).

Diduga kuat akibat pengaruh obat-obatan yang diberikan dokter dari Korea Selatan (Korsel) kepada warga SAD Lantak Seribu, Rabu (4/12) kemarin.

Informasi didapat, pihak dokter dari Korsel itu memberikan pengobatan dalam rangka bakti sosial. Selain itu, bentuk kegiatan lainnya yaitu bagi-bagi sembako.

“Kemarin mendapat 14 kali suntikan di bagian punggung saya, dan diberi pil-pil juga,” kata Ali.

Tetapi lanjutnya, sekitar 1 jam usai pengobatan ia menderita keluhan sakit kepala, sakit leher, hingga sesak nafas.

“Saya datangi lagi dia (dokter Korsel), tapi kata mereka setelah minum pil yang telah diberikan kondisi saya akan pulih seperti biasa,” ujarnya.

Namun hingga keesokan harinya ia masih mengalami sakit yang diderita. Ia lalu ke Kabupaten Sarolangun hendak mendapat penjelasan dari pihak dokter Korsel.

Baca Juga : Perempuan Layak Diperkosa, Dokter Muda Ini Dipecat

“Mereka malam tadi langsung ke Sarolangun. Lalu pagi tadi saya kejar, namun di pertengahan jalan saya, tidak tahan lagi. Kemudian berhenti, sesudah itu di bawa ke Rumah Sakit DKT Bangko,” sebutnya.

Sementara keterangan pihak medis, Ali mengalami keracunan obat-obatan. “Diagnosis sementara keracunan obat-obatan, sedangkan kondisi fisik masih normal,” ungkap Berman, Dokter yang melakukan pemeriksaan di IGD. (rdc)