Diduga Ada Yang Merusak Balihonya, Tim Ramli Taha Angkat Bicara

Berita Daerah Berita Politik

JAMBI – Tahapan Pilkada serentak di Jambi baru akan dimulai tahun depan. Namun, dinamika politik semakin dinamis dan semakin panas. Para calon kompetitor Pilkada serentak, khususnya untuk pilgub Jambi sudah mulai bersosialisasi menggunakan alat peraga seperti, baliho, spanduk, kalender dan lain sebagainya.

Pemasangan alat peraga oleh para Calon Gubernur Jambi ini, tentu direspon oleh masyarakat. Ada yang senang, dan ada pula yang tidak. Bahkan tidak sedikit alat peraga seperti baliho yang dirusak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Fesdiamon, Juru bicara (Jubir) Ramli Thaha mengatakan bahwa pihaknya sangat menyayangkan adanya kejadian seperti ini. Menurutnya, saling rusak baliho adalah bentuk provokasi yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, untuk mengadu domba masyarakat, terutama para pendukung kandidat. Sehingga situasi politik menjadi tidak sehat lagi, dan ini jelas berdampak buruk bagi demokrasi di Jambi.

” Kita sangat menyayangkan adanya kejadian ini. Saling sobek baliho, jelas bentuk provokasi yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, dengan tujuan untuk merusak sistem demokrasi kita. Serta mengadu domba masyarakat, terutama antar pendukung kandidat. Semoga saja kedepan tidak terjadi lagi hal seperti ini”,. Ujar Fesdiamon.

Mengenai baliho Ramli Thaha yang rusak. Fesdiamon mengatakan bahwa pihaknya sangat menyesalkan adanya kejadian ini. Bahkan, Fesdiamon mengatakan bahwa tidak hanya baliho Ramli Taha yang dirusak. Ada juga baliho kandidat lain seperti Fasya dan Al Haris yang dirusak.

“Kita sangat menyayangkan adanya pengrusakan baliho Ramli Taha. Ini jelas bentuk provokasi yang dapat merusak kita semua. Dan pantauan tim kami dilapangan, tidak hanya baliho kami yang rusak, ada juga baliho Fasya dan Al Haris yang sepertinya sengaja di rusak”, Ungakap Fesdiamon.

Atas kejadian ini, Fesdiamon menghimbau masyarakat terutama para pendukung kandidan Cagub dan Cawagub Jambi untuk tidak terprovokasi adanya kejadian seperti ini.

” Harapan kami, kepada semua masyarakat. Terutama para pendukung Calon Gubernur, untuk tidak terprovokasi dengan kejadian murahan semacam ini. Semoga kedepan situasi politik Jambi, tetap adem. Sehingga kita bisa melaksanakan pesta demokrasi dengan penuh kabahagiaan”, tutup Fesdiamon. (*/Nrs)