Diduga Tak Dirawat, Bangunan Terminal AKDP Tanjabbar Rusak Parah

Daerah Tanjab Barat

TANJABBAR – Bangunan terminal Antar Kota Dalam Propinsi(AKDP) di Desa Pembengis, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, kondisinya saat ini sangat memprihatinkan.

Pantauan dilapangan terminal yang berada dijalan Prof Sri Soedewi,MS, SH ini, bangunan dibagian atap nya sudah banyak mengalami kerusakan dan terkesan tanpa adanya perawatan atau pun perbaikan.

Atap yang menggunakan seng ini terlihat sudah berkarat dan Jebol dimakan usia,  bagian bangunan atasnya pun kondisinya miring sangat membahayakan apabila sewaktu-waktu ambruk.

Kepala Dinas Perhubungan Tanjabbar Samsul Juhari mengatakan, memang kondisi bangunan terminal AKDP Pembengis saat ini sangat memprihatikankan.

” Wajar saja rusak bangunan terminal ini, karena sudah belasan tahun sejak dibangun belum ada perbaikan atau pun perawatan sama sekali. ” Ujar Samsul.

Kerusakan ini diakui Samsul sudah lama terjadi, namun bukan berarti pihaknya(Dishub) Kabupaten hanya tinggal diam tanpa melakukan perbaikan atau pun perawatan.

Karena kata dia, pengelolaannya sudah dibawah Dinas Perhubungan propinsi jambi. Karena terminal Pembengis ini merupakan tipe B.

” Karena kewenangan soal terminal Pembengis ini, peralihan asetnya sudah diambil alih. Dari Kabupaten sudah di serah terima dengan dinas Perhubungan propinsi, ” Kata mantan kasat Satpol-PP Tanjabbar ini.

Masalah kerusakan ini. Diungkapkan Samsul dishub Kabupaten sudah menyampaikan dan menyarankan kepada pihak dari propinsi. Agar bangunan terminal ini segera diambil tindakan.

” Kita telah beberapa kali menyurati pihak dishub propinsi untuk segera menyikapi, apakah terminal ini di rehap atau untuk apa. Karena bangunan ini memang sudah sangat parah sejak satu tahun berakhir ini dan kita sangat khawatir sekali, hal-hal yang tidak diinginkan bisa terjadi.” Ungkapnya.

Samsul menambahkan, dari kordinasi terakhir pihaknya dengan Dinas Perhubungan propinsi. Bahwasanya bangunan terminal Pembengis bakal dilakukan perbaikan untuk direnovasi.

” Kabar terakhir yang kita dapatkan, perbaikan nya melalui dana APBD propinsi 2020 nanti . Cuma kapan itu terealisasi nya kita juga belum tahu, ” Tutupnya. (hry)