Syahrasaddin Mundur Sebagai Ketua Penasehat HCE

Daerah Politik

JAMBI – Dinamika politik saat ini, seperti memang tidak bisa ditebak. Segala kemungkinan, bisa saja terjadi tanpa harus disadari secara alam sadar kita.

Seperti yang terjadi pada tim pemenangan H. Cek Endra saat ini. Sebagaimana yang diketahui, baru-baru ini muncul isu bahwa Syahrasaddin selaku ketua Tim penasehat Bupati 2 periode Kabupaten Sarolangun itu, dikabarkan sudah memundurkan diri dari tim.

Tak hayal, hal tersebut sontak membuat heboh publik, terutama dari kubu Bakal Calon Kepala Daerah (Balonkada) di Pilgub Jambi yang lainnya.

Bagaimana tidak, kabar mundurnya Syahrasaddin dari timr, membuat rival HCE bertanya-tanya, ada apa?

Sebagaimana yang diketahui sebelumnya, Ketua Tim Penasehat HCE itu sudah ikut bergerak bersama tim yang lain, bahkan hampir setiap pendaftaran HCE sebagai Balonkada ke partai politik pengusung, dirinya tidak pernah absen. Bahkan disaat ada dan tidak adanya Bupati Sarolangun itu disampingnya.

Namun tidak disangka, tiba-tiba dikabarkan pria yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi itu, mundurkan diri dari tim pemenangan HCE. Sehingga membuat banyak yang bertanya, ada apa gerangan. Apakah ada konflik di dalam kubu Pemenangan HCE?

Saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, Direktur Media Center HCE, Adri membenarkan kabar mundurnya Syahrasaddin dari tim.

“Ia benar, belia ingin fokus sebagai staf ahli DPR RI, Hasan Basri di Jakarta,” kata Adri saat dikonfirmasi Dinmaikajambi.com melalui selulernya, Sabtu (30/11/2019) malam.

Saat ditanyakan, apakah ada problem diantara sesama tim, sehingga membuat Syahrasaddin mundur sebagai tim, dan ketua Penasehat HCE.

Pria yang juga menjabat sebagai ketua Organisasi Pemuda Pancasila Provinsi Jambi itu, membantah hal itu. Karena baginya, tidak ada masalah dibalik keputusan Syahrasaddin dari tim tersebut.

“Oh tidak, kami baik-baik saja. Sebelum mundur, beliau juga sudah bilang kepada saya dan pak H. Cek Endra. Beliau tidak memiliki banyak waktu, karena ingin fokus ke tugasnya sebagai staf ahli HBA,” jelasnya.

Lalu, bagaimana dengan tim HCE selanjutnya setelah ditinggal Syahrasaddin, apakah akan berdampak buruk untuk keberhasilan HCE di Pilgub mendatang ?

Adri menjawab, bahwa dengan mundurnya Syahrasaddin malah membuat tim menjadi lebih kompak dan solid.

“Tidak, kami malah menjadi lebih kuat, kompak dan lebih solid,” tutur Adri.

Selanjutnya, setelah ditinggalkan Syahrasaddin, siapa yang bakal mengisi posisi sebagai Ketua Tim Penasehat HCE, dalam menghadapi Pilgub Jambi 2020 mendatang.

Adri menyampaikan, bahwa untuk menggantikan posisi Syahrasaddin sebagai Ketua Penasehat, adalah dirinya sendiri.

“Sebagai penggantinya nanti, itu saya sendiri,” singkatnya.

Sementara itu, hingga saat ini Syahrasaddin sendiri saat dihubungi Dinamaikajambi.com via telepon belum ada jawaban. Pesan WhatsApp pun, belum dibalasnya. (Nrs)