ASN Diberi Bonus Umroh, Hari Guru Tak Ada Upacara di Kantor Gubernur

Daerah Pendidikan Viral

JAMBI – Setiap sekolah yang ada di Provinsi Jambi, terlihat melaksanakan upacara bendera dalam merayakan Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT PGRI ke-74, pada hari Senin tanggal 25 November 2019 kemarin. Akan tetapi hal itu tidak tampak, keterlibatan Gubernur Jambi dan Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi.

Berbeda saat Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI), yang dijadwalkan langsung oleh pemerintah Provinsi Jambi, dengan melaksanakan Upacara Bendera bersama di lapangan kantor Gubernur Jambi, Jum’at (29/11/2019) pagi kemarin.

Tidak hanya itu, bahkan dalam rangka memperingati HUT KORPRI ke-48 itu, Pemerintah Provinsi Jambi akan menilai kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS), atau Aparatur Sipil Negera (ASN) di lingkungan Pemprov Jambi, dan menjanjikan bonus umroh bagi mereka yang meraih nilai terbaik.

Seperti yang disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi, M. Dianto bahwa dalam merayakan HUT KORPRI ke-48 akan menyeleksi dari empat komponen pejabat di lingkungan Pemprov Jambi.

Diantaranya yakni, Pejabat Fungsional dan Administratif. Mereka akan dinilai, setelah itu akan diumumkan pemenangnya, pada awal Januari 2020 mendatang.

“Nah awal Januari nanti, dari empat kategori yang masing-masing meraih juara I, akan kita berikan bonus untuk ikut umroh.” Kata Sekda usai menjadi Irup pada upacara HUT KORPRI ke -48 itu.

Lalu bagaimana dengan hari guru ? Gubernur Jambi, dan Pemerintah Provinsi Jambi seakan tidak peduli. Bahkan pada saat itu mereka malah sibuk dengan proses pelantikan pejabat, di Lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi.

Tak hayal hal itu pun menjadi pertanyaan besar bagi publik, ada apa?

Sedangkan diketahui, Hari Guru Nasional itu diperingati setiap tahunnya, untuk mengapresiasi kerja keras para guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa.

Selain itu, perlu diketahui juga Hari Guru Nasional sudah ditetapkan berdasarkan keputusan presiden pada tahun 1994.

Sementara untuk KORPRI sendiri, adalah organisasi di Indonesia yang anggotanya terdiri dari Pegawai Negeri Sipil, pegawai BUMN, BUMD serta anak perusahaan.

Bagaimana mungkin, Gubernur dan Pemerintah Provinsi Jambi lebih mengutamakan HUT KORPRI, dibandingkan hari guru. Tentu hal ini menjadi tanda tanya besar dikalangan publik. Sedangkan setiap sekolah, bahkan ada universitas yang juga melaksanakan upacara bendera di hari guru tersebut. Contohnya, UIN STS Jambi yang secara bersama-sama melaksanakan upacara bendera.

Menannggapi hal tersebut, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi, Johansyah mengatakan bahwa saat hari guru itu dilaksanakan upacara bendera, akan tetapi tidak dilapangan Kantor Gubernur Jambi, seperti yang dilakukan saat HUT KORPRI kemarin.

Dirinya mengatakan bahwa upacara bendera dilaksanakan di gedung LPMP Provinsi Jambi, yang dipimpin oleh Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Jambi, Agus Heriyanto saat itu sebagai inspekturnya.

“Hari guru itu, acara serimonialnya dilakukan di gedung LPMP, yang inspekturnya yaitu Kepala Dinas Pendidikan.” Kata Johansyah pada Dinamikajambi.com melalui selulernya.

Lantas apa alasan Pemprov Jambi, dan Biro Humas Protokol Setda Provinsi Jambi, tidak melaksanakan upacara seperti perayaan HUT KORPRI yang juga akan diberi penghargaan berupa bonus umroh?

Karo Humas itu berdalih karena peralihan Kadisdik Provinsi Jambi, menjadi Pelaksana tugas, sehingga belum bisa dilaksanakan kegiatan perayaan dan masih menunggu jadwal selanjutnya.

“Biasanya kan HUT PGRI itu kan digabung, tahun kemarin itu di GOR Kotabaru dilaksanakan,” jelasnya.

Saat ditanyakan kapan akan dilaksanakan perayaan hari guru tersebut? Johansyah sepertinya belum bisa memastikan, karena menunggu jadwal dari Plt Dinas Pendidikan Provinsi Jambi.

“Kita kan menunggu lah, karena ada peralihan dari Kepala Dinas yang lama jadi Plt. Kita menunggu jadwal lah berikutnya,” singkatnya.

Itu artinya, untuk perayaan hari guru ini sendiri belum bisa dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Mengingat, Plt Dinas Pendidikan pun hingga kini belum dilantik. (Nrs)