Tak Hanya Imam Mesjid, F PPP-Berkarya Minta Perhatikan Pembangunan Daerah Perbatasan

Parlemen Provinsi

JAMBI – Fraksi PPP-Berkarya meminta kepada Pemerintah Provinsi Jambi agar memperhatikan para pengurus mesjid yakni dengan memberikan gaji yang setimpal.

“Cobalah imam mesjid itu diberikan honor yang setimpal atau mengikuti upah yang telah ditetapkan atau standar provinsi. Ini gaji imam masih jauh dibawa standar,” ungkap Khalamudin Haviz saat rapat paripurna DPRD Provinsi Jambi, Jumat (22/11/2019).

Dalam pandangan F-PPP Berkarya menyampaikan, Dinas PUPR mendapatkan alokasi dana sebesar Rp 888 Milyar yang didistribusikan ke bidang bidang dalam pembangunan,

“Maka dari itu F-PPP Berkarya menyarankan pemerintah Provinsi Jambi untuk memperhatikan pembangunan di daerah perbatasan baik antar provinsi maupun dalam kota,” paparnya.

Sementara untuk dinas pendidikan, berdasarkan tinjauan dilapangan F-PPP Berkarya sepajat untuk merehab asrama dan fasilitas MCK di SMU Titian Teras yang belum dinilai belum layak.

“Untuk RSUD Raden Mattaher sendiri yang mendapatkan anggaran sebesar Rp 125 Milyar lebih untuk peningkatan pelayanan yang baik tanpa pandang bulu bagi semua masyarakat.”

F-PPP Berkarya juga meminta kepada gubernur dalam mensukseskan Pilkada 2020 mendatang agar benar-benar melakukan pendataan penduduk yang valid.

“Yang tentunya bekerja sama dengan Dinas Sosial Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi. Kami juga menyarankan untuk memisahkan Dukcapil dari Dinas Sosial atau Dukcapil berdiri sendiri,” ucapnya.

Untuk Dinas Perikanan dan Kelautan, harapan F-PPP Berkarya bisa mengayomi dan memberi pembinaan terhadap petani dan perikanan yang berimbang dan berkeadilan antara petani dan perikanan darat. ” Bukan untuk yang dilaut saja, di darat juga seperti membantu budidaya ikan di darat,” tegasnya.

Tak hanya itu, sebelum membacakan pandangan fraksi, ia juga mengabsen satu persatu OPD yang hadir. “Tolong tertibkan pak gubernur, ini kan rapat penting,” ungkapnya.

(Wandi)