Telepon Berkedok Penipuan, Pelaku Mengaku Sebagai 2 Pejabat Tanjabbar

Berita Jambi Berita Viral Hukrim

TANJABBAR – Belum lama Dilantik di dinas yang baru, dua pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), yakni Kepala Inspektorat dan BKPSDM namanya di catut orang tak dikenal.

Dari informasi dirangkum, penelpon gelap itu mengaku sebagai Kepala Inspektorat, Encep Jarkasih dan Kepala BKPSDM Tanjung Jabung Barat H. R. Gatot Suwarso.

Saat dikonfirmasi, Staf BKPSDM Tanjung Jabung Barat Rinna Mayasari mengatakan juga di telepon seseorang yang mengaku sebagai Kepala BKPSDM Tanjabbar yang baru Gatot Suwarso, Selasa (12/11/19) sekitar pukul 11.06 WIB.

Rinna menceritakan, bahwa sebelum ditelpon pelaku mengirim SMS nomor pelaku +6285281635591 yang isinya “Rina…ini no bapak/Kepala BKPSDM yg baru Gatot Suwarso“.

Hal serupa juga dialami oleh Bendahara Inspektorat, yang juga ditelpon seseorang yang mengaku Kepala Inspektorat yang baru, yakni Encep Jarkasih.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Kepala Inspektorat Kabupaten Tanjabbar, Drs. Encep Jarkasih membenarkan jika stafnya menerima SMS dan telpon gelap yang mengatasnamakan dirinya.

“Informasinya sudah sampai ke saya, Staf di BKPSDM ditelpon, pelaku mengaku Pak Gatot kepala BKPSDM yang baru, kemudian staf saya di Inspektorat juga ditelpon pelaku mengaku saya (Encep) Inspektur yang baru,” ujar Encep.

Dirinya bilang bahwa pelaku memang tidak mengeluarkan bahwa meminta sejumlah uang, tetapi dari pembicaraanya mengarah kearah tersebut. Karena menurutnya pelaku meminta nomor Kasubbag Keuangan dan Bendahara, serta meminta bendahara untuk menghubungi nomor pelaku.

“Untungnya staf cepat tanggap mengenali nomor dan suara penelpon yang mengaku saya dan pak Gatot, dan langsung menyampaikan ke saya,” jelasnya.

Untuk itu, guna menghindari hal tidak diinginkan Encep menghimbau kepada seluruh OPD dan ASN di lingkup Pemkab Tanjabbar, agar tidak mudah mempercayai modus penipuan via telepon yang mengatasnamakan pejabat di Inspektorat maupun BKPSDM.

Menurutnya, Inspektur maupun kepala BKPSDM dan staf tidak dibenarkan melakukan hal itu. Kalaupun ada penelepon serupa yang mengatasnamakan dirinya, diharapkan pihak bersangkutan dapat mengecek langsung kepada orang yang bersangkutan.

“Saya berharap untuk teman-teman OPD, Dinas berhati-hati, ketika ada telpon meminta uang atas nama Inspektorat tolong di cek benar atau tidak,” imbaunya.(Hry)