Tak Setuju Adanya Uang Ketok Palu, Zola : Saya Sebagai Gubernur Ada Janji Politik

Berita Jambi Berita Viral Hukrim

JAMBI – Mantan Gubernur Jambi, Zumi Zola Zulkifki, akui pada dasarnya ia dan seluruh Pemerintah Provinsi Jambi tak setuju dengan ada uang ketok palu RAPBD 2018. Namun disayangkan, sebagai gubernur dirinya memiliki janji politik pada masyarakat untuk dipenuhi.

Hal ini disampaikan Zola saat menjadi saksi sidang lanjutan kasus suap RAPBD 2018 swasta Asiang, di Pengadilan Negeri Jambi, Selasa (12/11/2019).

Eks Gubernur Jambi itu menyatakan bahwa sebelumnya dirinya hanya menerima laporan dari mantan Plt Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Erwan Malik bahwa ada permintaan uang ketok palu dari Pimpinan DPRD Provinsi Jambi.

“Yang saya tau awalnya itu, laporan beliau (Erwan Malik) bahwa ada permintaan uang ketok palu. Di tahun itu, mereka (pimpinan dewan) ini ngotot, karena di tahun 2017 lalu mereka tidak mendapat kan uang full.” Kata Zola.

Dirinya mengaku bingung, karena disatu sisi pihaknya terus didesak pimpinan dewan terkait uang tersebut. Disisi lain, pengesahan RAPBD itu, juga sangat penting baginya sebagai gubernur dalam melaksanakan janji politik, lewat program pembangunan setiap kabupaten/kota di Provinsi Jambi.

“Saya sebagai gubernur ada janji politik kepada masyarakat Jambi. Jadi setiap program yang akan dilaksanakan setiap tahun, itu harus ada. Makanya saya bingung,” imbuhnya.

Oleh karena itu, ia bingung. Karena pada dasarnya pihaknya tidak setuju dengan uang ketok palu tersebut.

“Pada dasarnya kami tidak setuju dengan ini semua (ketok palu), tapi mau bagaimana lagi. Makanya saya membatasi komunikasi dengan anggota dewan, sengaja saya gak angkat telepon. Saya maunya ketemu langsung dengan dengan pimpinan dewan untuk berbicara langsung persoalan ini. Karena memang uangnya tidak ada,” sebutnya. (Nrs)