Terima Putusan Dewan, Pemprov Jambi Tetap Ngotot Bangun Fly Over

Provinsi

JAMBI – Pemerintah Provinsi Jambi akan menerima apapun hasil dari putusan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi terkait penundaan pembangunan jembatan layang (Fly Over) Simpang Mayang, Kota Jambi.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Asisten III Setda Provinsi Jambi, Sudirman saat mendampingi Gubernur Jambi Fachrori Umar disela acara Temu Muka Penggalang Garuda di Bumi Perkemahan Pusdiklatcab Kota Jambi, Minggu malam (09/11/2019).

“Jika memang keputusan Dewan membatalkan, kita tak masalah. Tapi kita akan tetap mengupayakan pembangunan ini terlaksana,” ungkap Sudirman.

Berita Terkait: Fly Over Resmi Ditunda, Kadis PUPR Kabur Saat Ditemui

Tapi, kata Sudirman, pihak eksekutif tetap akan mengupayakan terwujudnya pembangunan jembatan layang (Fly Over) tersebut.

“Harusnya (Dewan, red) dipertimbangkan juga mengapa eksekutif mengajukan ini dalam tahun ini, karena Kadis PU meyakinkan kepada kami jembatan tersebut dapat selesai dalam satu tahun,” jelasnya.

Berita Terkait: Bukan Fly Over, Dewan Dorong Pelebaran Jalan Antisipasi Macet

Berita Terkait: Kami Tak Perlu Bangun Ikon, “Pikirkan Saja Jalan yang Rusak Parah

Meskipun belum dilakukan rekayasa lalulintas tapi pembangunan Fly Over tetap ingin dibangun, dijawab Sudirman hal ini biasa saja.

“Itu biasa saja, karena kemarin telah menyampaikan ke TAPD Kadis PU siap menuntaskan dalam satu periode atau satu tahun, karena ini rutinitas pekerjaan yang harus didorong,” ungkapnya.

Saat ditanyakan apakah Pemprov siap dan yakin pembangunan Fly Over dapat diselesaikan meskipun akan ada beberapa tahapan yang akan dilalui para peserta lelang yang akan memakan waktu panjang sebelum proses tender, “Saya tetap yakin ini bisa terlaksana, keputusan ini di banggar,” jawab Sudirman.

Sebelumnya, hampir seluruh Fraksi di DPRD Provinsi Jambi secara menolak pembangunan Fly Over pada 2020 mendatang

Ketua Komisi III Ahmad Fauzi mengatakan bahwa banyak target kinerja infrastruktur Dinas PUPR, yang masih belum terpenuhi, sehingga perlu dilakukan penundaan, dan dialihkan kepada indikator yang diprioritaskan untuk pencapaian Jambi tuntas.

“Tadi setelah melakukan pembahasan, kita mendapat informasi dan data, ternyata banyak sekali indikator kinerja dinas PU belum tercapai.” Kata Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jambi itu.

Oleh karena itu, Komisi III melihat mana program-program kerja yang indikatornya belum prioritas, akan dialihkan untuk pencapaian target kinerja dari Gubernur Jambi.

“Jadi kita lakukan pembahasan dari pagi hingga malam. Dan Alhamdulillah pagi ini, kita ada kesepakatan dalam capaian kinerja di bidang infrastruktur dalam mewujudkan Jambi tuntas 2021.” imbuhnya.

Apakah rencana pembangunan Fly Over Resmi ditunda? Dewan asal Kabupaten Merangin itu menegaskan ditunda, karena menurutnya banyak yang lebih prioritas dari pembangunan tersebut.

“Kita bukan tidak setuju, tapi saat ini anggaran defisit dan masih banyak yang lebih prioritas dari itu. Jadi pembangunan Fly Over kita tunda,” pungkasnya.

(Wandi)