Masyarakat Sambut Baik Dewan Alihkan Dana Fly Over ke Perbaikan Jalan

Provinsi

JAMBI – Pernyataan DPRD Provinsi Jambi yang meminta Pemerintah Daerah harus menunda pembangunan jembatan layang (Fly Over) Simpang Mayang Kota Jambi, disambut baik masyarakat Provinsi Jambi.

Sikap anggota Dewan yang menunda pembangunan jembatan layang senilai Rp 198 Milyar tersebut dinilai masyarakat khususnya yang ada di luar Kota Jambi telah benar.

Berita Terkait : Diakhir Masa Jabatan, Dewan Minta Kondisi Jalan Provinsi 100 persen Mantap

Karena menurut masyarakat pembangunan atau perbaikan infrastruktur jalan sangatlah penting serta bermanfaat untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Kami sangat menyambut baik pernyataan dewan provinsi yang membatalkan pembangunan Fly Over dan dialihkan ke perbaikan jalan,” ungkap Ani warga Mestong Muarojambi, Jum’at (08/11/2019).

Ani menyebutkan perbaikan infrastruktur jalan sangatlah penting bagi masyarakat. Karena masih banyak sekali jalan yang kondisinya rusak parah.

“Banyak kondisi jalan yang rusak parah, kami harap Pemda bisa mendengarkan aspirasi masyarakat yang disampaikan oleh Dewan,” ucapnya.

Berita Terkait : Bukan Fly Over, Dewan Dorong Pelebaran Jalan Untuk Antisipasi Macet

Hal senada juga disampaikan Deni. Warga Sungai Gelam ini berharap Pemerintah Provinsi Jambi bisa segera memperbaiki jalan provinsi yang rusak parah.

“Kami minta Pemerintah Daerah cepat perbaiki jalan kami yang hancur ini, apalagi sudah memasuki musim hujan. Tambah hancur ini jalan,” harap Deni kepada Pemerintah Provinsi Jambi.

Berdasarkan data Dewan, kondisi jalan yang baru dilakukan perbaikan yang tersebar di 11 Kabupaten/Kota di Jambi barulah mencapai 73 persen.

“Kondisi jalan yang mantap baru mencapai 75 persen, sementara masa jabatan Gubernur tinggal setahun lagi,” ungkap Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jambi Ivan Wirata, Kamis (07/11/2019) kemarin.

Ivan juga menyebutkan masih banyak jalan di sejumlah daerah di Jambi dalam kondisi tak mantap atau rusak parah. Seperti di Kabupaten Batanghari, Sarolangun dan Tanjung Jabung Timur.

“Dari 1032 KM jalan Provinsi, yang dilakukan perbaikan belum capai 90 apalagi 100 persen. Maka dari itu kami mengalihkan anggaran Fly Over ke perbaikan jalan,” ucapnya.

“Harusnya salah satu program prioritas Jambi Tuntas ini harus terealisasi diakhir masa jabatan ini kalau bisa kondisi jalan 100 persen mantap, bukan mau bangun Fly Over,” tandasnya.

(Wandi)