Ajarkan Ibadah Haji Sejak Dini, IGRA Batanghari Laksanakan Manasik Haji

Batanghari Pemerintahan

BATANGHARI – Haji merupakan rukun agama islam yang kelima setelah syahadat, shalat, zakat dan puasa, menunaikan ibadah haji adalah bentuk ritual tahunan yang dilaksanakan kaum muslimin sedunia yang mampu secara material, fisik, dan keilmuan.

Dengan berkunjung dan melaksanakan beberapa kegiatan di beberapa tempat di arab saudi pada suatu waktu yang dikenal sebagai musim haji ( bulan Dzulhijah ). Hal ini berbeda dengan ibadah umrah yang biasa dilaksanakn sewaktu – waktu.

Kegiatan inti ibadah haji dimulai pada tanggal 8 Dzulhijjah ketika umat islam bermalam di mina, wukuf (berdiam diri) dipadang arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah, dan berakhir setelah melempar jumrah (melempar batu simbolisasi setan ) pada tanggal 10 Dzulhijjah, masyarakat indonesia biasa menyebut juga hari raya idul adha sebagai hari raya haji karena bersamaan dengan perayaan ibadah haji ini.

Mengingat ibadah pentingnya ibadah haji yang merupakan salah satu rukun atau tiang Agama Islam ini, Ikatan Guru Raudhotul Atfal (IGRA) Batanghari melaksanakan manasik haji yang merupakan praktik atau pendidikan pelaksanaan Ibadah Haji.

“Hari ini IGRA Batanghari melaksanakan praktik manasik haji yang pesertanya berasal dari siswa/siswi Raudhotul Anfal” jelas drs. M. Haris selaku Kasi Haji Kemenag Batanghari.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh 12 Raudhotul Anfal Se-kabupaten Batanghari dengan jumlah peserta sebanyak 200 orang siswa/siswi Raudhotul Anfal serta dilaksanakan pada hari kamis (07/11/2019).

Dengan pelaksanaan manasik haji ini diharapkan dapat menanamkan pendidikan tentang Haji sejak dini, sehingga dapat meningkatkan kecintaan siswa/i Raudhotul Anfal terhadap agama islam.

(Ali kucir)