Demi Sabu Dan Judi, ABK Asal Jateng Kena Begal Di Pulau Pandan

Hukrim

JAMBI – Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Pasar Kota Jambi meringkus dua orang pelaku begal. Ialah Niko Antonio, dan Junfaredi, warga Telaga II Kelurahan Murni, Kecamatan Danau Sipin, Kota jambi.

Dalam aksinya, kedua pelaku berhasil memperdaya Zaeni warga Dusun Kurungreja, Kelurahan Siterejo, Kecamatan Klirong, Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah, yang berprofesi sebagai Anak Buah Kapal (ABK).

Kapolsek Pasar AKP Sandy Mutaqin Pranayudha, dalam keterangannya menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada tanggal 31 Oktober 2019 silam sekira pukul 01.00 WIB.

Korban yang saat itu sedang berbelanja disalah satu warung dikawasan Kampung Pulau Pandan, kemudian para pelaku menghampiri dirinya, dan mengajak berkeliling kawasan itu.

“Pelaku menghampiri korban. Mereka mengajak korban untuk masuk ke Pulau Pandan dan berkeliling,” terangnya, Rabu (06/11).

Setelah korban di ajak berkeliling di kawasan Pulau Pandan, lanjut Sandy, kedua pelaku berhenti di suatu tempat dan langsung memaksa korban untuk menyerahkan handphone dan dompetnya.

“Uang yang ada di dalam dompet senilai Rp 2.7 Juta. Kemudian pelaku langsung meninggalkan korban,” terang Kapolsek Pasar.

Setelah kejadian tersebut, korban melaporkan kejadian perampasan itu kepada pihak berwajib. “Setelah mendapatkan laporan. Tim Reskrim Polsek Pasar melakukan penyelidikan, dan akhirnya tim menemukan ciri-ciri yang di maksud,” ujar AKP Sandy.

Dan pada tanggal (02/11), sekira pukul 01.00 WIB, tim berhasil mengamankan pelaku di rumah masing masing.

“Pelaku beserta barang bukti berupa Handphone Xiaomi 4A warna gray metalic berhasil diamankan,” tegasnya.

Berdasarkan keterangan para pelaku, yang mengaku baru kali pertamanya melakukan aksi tersebut. Uang hasil rampasan itu digunakan untuk membeli narkoba jenis sabu serta untuk berjudi.

“Uangnya saya pakai untuk beli sabu dan judi,” kata Nico sambil menundukkan kepala dihadapan Kapolsek Pasar.

(Rendy)