3 Tahun Jatuh Bangun, SMAN 8 Merangin Sabet Predikat Sekolah Sehat Nasional

Daerah Featured Pendidikan

 

PAMENANG – Dunia pendidikan di Kabupaten Merangin sepertinya sudah memiliki warna-warna baru, dimana sekolah yang dulunya boleh dikatakan jauh dari pandangan mata peserta didik, kini mulai terus berkembang dan mendapat perhatian khusus dari masyarakat melalui prestasi yang sudah diperoleh.

Salah satunya yakni SMAN 8 Merangin, yang berada dikawasan pasar Desa Pamenang, Kabupaten Merangin Provinsi Jambi.

Semenjak dipimpin oleh Hj. Ade Erma Suryani, S. Pd, berbagai macam penghargaan sudah ditorehkan. Mulai dari Kementerian Pendidikan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama, hingga Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang diterimanya di hotel Arya Duta Jakarta pusat pada 25 Oktober 2018 yang lalu.

Selain itu, UKS milik SMAN 8 Merangin tersebut, juga berhasil menyabet juara III Lomba Sekolah Sehat (LSS) dengan kategori Best Achievement tingkat Nasional.

Tak ayal, lewat prestasi-prestasi tersebut, berhasil membawa nama SMAN 8 Merangin itu mulai dilirik, dan menjadi salah satu sekolah pilihan di Kabupaten Merangin.

Melihat pencapaian itu, Kepala Sekolah SMAN 8 Merangin, Ade Erma Suryani saat ditemui Dinamikajambi.com merasa sangat bersyukur, atas keberhasilan tersebut. Mengingat, untuk sampai di titik yang kini tengah dirasakan, begitu menguras banyak tenaga, pikiran dan waktu yang tidak singkat.

“Kami merintis sekolah sehat pada tahun 2014. Alhamdulillah pada saat itu, kami mendapat juara satu sekolah sehat tingkat Kabupaten Merangin,” kata Ade Erma, Rabu (06/11/2019).

Dirinya juga tenceritakan, bagaimana masa-masa selama 3 tahun mulai memperjuangkan prestasi yang saat diraihnya. Mulai dari tahun 2015, pihak mengalami masih banyak kekurangan, sehingga dalam lomba di Tingkat Provinsi Jambi itu gagal mereka menangkan.

“Kami bangkit lagi tahun 2017, dan kami dipercaya meraih juara I tingkat Provinsi Jambi. 2018 adalah tahun yang sangat berat, maklum sebagai sekolah yang berasal dari daerah agak terkendala, baik dari Informasi, Pengetahuan dan sarana prasarana. Tapi kami optimalkan semua daya dan upaya, dan ya alhamdulillah sekali allah menitipkan amanah sebagai penyandang sekolah sehat peringkat III tingkat nasional.” Ungkapnya.

Oleh karena itu, Kepala sekolah Wanita salah satunya di Kabupaten Merangin itu menganggap hal ini adalah sesuatu yang luar biasa baginya. Berkat perjuangan dari seluruh guru, Staf dan Siswa apa yang mereka impikan akhirnya tercapai.

“Prestasi ini adalah sesuatu yang luar biasa bagi saya, bapak ibu guru, staf dan siswa kami. Semua turun tangan bahu membahu mewujudkan impian sekolah sehat.” Imbuhnya.

Berkat perjuangan tersebut, kini berbagai predikat pun disandangnya. Seperti baru-baru ini, SMAN 8 kembali diverifikasi sebagai sekolah Adidaya, oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi.

“Saat ini SMA 8 Merangin diproyeksi oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi, untuk kembali diverifikasi sebagai sekola Adiwiyata, pungkasnya. (Hsb)