Pura-pura Jadi Mahasiswa, Sepasang Kekasih Di Tembak Polisi

Daerah Hukrim

JAMBI – Dengan modus berpura-pura menjadi mahasiswa/i guna melancarkan aksi, M Nur Hakim alias Inun (29) warga Kelurahan Pasar Sarolangun, Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun, dan kekasihnya yakni Gina Tri Kurnia (28) warga Jalan Bangau II, RT 11, Kelurahan Tambak Sari, Kecamatan Jambi Selatan.

Serta Rakadeni Bayu Pratama (22) warga RT 06, Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo. Diamankan Unit Reskrim Polsek Telanaipura Kota Jambi karena telah melakukan aksi pencurian sepeda motor yang terparkir diarea kampus.

Sepasang kekasih dan satu rekannya itu, diamankan petugas saat sedang nongkrong di kawasan Simpang Pulai, Kota Jambi, Selasa (29/10) lalu. Letupan timah panas juga di berikan kepada kedua tersangka, yakni Inun di bagian telapak kaki sebelah kiri, dan Bayu pada telapak kaki bagian kanan.

“Dua tersangka terpaksa kita lumpuhkan karena melawan saat diamankan petugas,” ujar Kapolsek Telanaipuira,AKP Yumika, Senin (04/11) sore.

Rabu (18/09) lalu, sekira pukul 15.00 ketiga tersangka beraksi di Universitas Islam Negeri Jambi yang berada di kawasan Telanaipura. Saat itu, ketiga tersangaka memiliki pera masing-masing. Dan tugas Dina adalah sebagai mata-mata untuk memantau situasi dan konsisi agar kedua tersangka tersebut aman melakukan aksinya.

Dalam aksi itu, dengan menggunakan kunci T yang sudah dimodifikasi. Inun dan Bayu berhasil menggarap 1 unit motor Honda Beat milik Novrita yang terparkir diparkiran depan kampus. Selanjutnya, Novrita selaku korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Telanaipura.

Mendapat laporan itu, petugas langsung melakukan penyelidikan pada kasus tersebut. Alhasil, petugas berhasil melakukan penangkapan pada ketiga tersangka yang kala itu sedang bersama-sama.

“Mereka beraksi di 16 TKP dengan sasaran setiap kampus. Menyamar sebagai Mahasiswa/i, mereka spesialis pencuri kampus,” terang Yumika.

Karena telah melanggar pasal 363 KUHPidana, para tersangka harus berhadapan dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara. “Sekarang kita masih melakukan pengembangan untuk mengamankan tiga orang DPO dalam kasus ini,” tutup Kapolsek Telanaipura.

Sementara itu, Dina mengaku nekat melakukan aksi pencurian tersebut karena diajak oleh sang pacar dengan iming-iming bayaran sejumlah rupiah yakni sebesar Rp 500 ribu. “Saya diajak bang,” sahutnya sambil menutupi wajah.

(Rendy)