Transaksi Sabu di Pekarangan Masjid di Kota Jambi, Modusnya Ikan Teri

Hukrim

JAMBI – Dipekarangan Masjid Agung Al-Falah, Kota Jambi, Minggu (13/10) lalu, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Jambi berhasil mengamankan 1 paket narkotika jenis sabu dalam jumlah besar, yakni seberat 1050 Gram atau 1,05 Kilogram.

Paket tersebut, berhasil diamankan dari tangan pelaku, ialah Bayu Candra (28) warga Riau, saat ingin melakukan transaksi jual-beli.

Adapun modus yang dilakukan, jelas Kapolresta Jambi Kombes Pol Dover Christian, yakni pelaku membawa sabu dengan menggunakan asoy berwarna merah yang ditutupi dengan satu bungkus ikan teri asap dan satu bungkus cumi kering.

“Saat kita lakukan pemeriksaan dan penggeledahan, ternyata dibalik bungkus ikan teri dan cumi itu, ada 1 bungkus sabu berukuran besar. Kemudian, pelaku langsung kita amankan,” kata Kapolresta, Senin (04/11/2019) saat konferensi pers dihadapan para pewarta.

Pelaku yang diamankan, lanjut Dover, hanya sebagai kurir. Barang haram tersebut adalah milik inisial R yang saat ini masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Polresta Jambi. “Pelaku dijanjikan uang sebesar 5 juta rupiah setelah transaksi selesai,” ujarnya.

Menurut pengakuan pelaku, dirinya baru pertama kali menjadi kurir sabu. Namun, pihak kepolisian masih menyelidiki kebenaran dari pengakuan pelaku.

“Katanya baru 1 kali, tapi kita selidiki lagi,” tandas Kapolresta.

Atas perbuatannya, pelaku melanggar pasal 112 ayat 2 atau 114 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika jenis sabu, dengan ancaman minimal hukuman 6 tahun, maksimal 20 tahun, atau hukuman penjara seumur hidup.

(Rdy)