Polemik Fly Over, Djokas : Pelabuhan Talang Duku Sudah Sangat Urgent

Berita Daerah Nasional

JAMBI – Rencana pembangunan Fly Over terus menjadi sorotan. Setelah fraksi di DPRD Provinsi Jambi mempertanyakan proyek yang menelan anggaran sekitar Rp 196 Milyar itu, hari ini Gubernur Jambi memberikan tanggapan.

Sementara polemik juga melebar ke warga. Ada yang setuju, ada yang menolak. Seperti yang disampaikan tokoh muda Jambi, Djokas Siburian yang menilai pembangunan tersebut seperti bukan prioritas.

“Daripada Pemprov dan DPRD berpolemik terus masalah Fly Over Simpang Mayang, lebih baik pak Gubernur dan DPRD Provinsi main-main ke Kumpeh dan sekitarnya. Jalan akses dari dan ke Pelabuhan Talang Duku kondisinya sudah sangat urgent di perbesar,” kata Djokas, Rabu (30/10/2019) siang.

Jalan tersebut, sambung pimpinan perusahaan nasional ini, adalah urat nadi ekonomi Jambi. Hampir setiap hari terjadi kemacetan panjang dan berjam-jam yang menimbulkan kerugian ekonomi yang luar biasa.

Ada 3 titik yang membutuhkan penanganan segera.

1. Segera diperbesar simpang lampu merah Sijenjang, sehingga ada by pass akses dari arah pelabuhan menuju jalan baru (tidak harus antri traffic light)

2. Bangun Jembatan tambahan disamping jembatan kumpeh

“Ke 3, Perlebar jalan dari Jembatan Kumpeh sampai dengan Simpang Muara Kumpeh,” katanya.

Sebelumnya, rencana pembangunan fly over. Pembangunan ini telah direncanakan sejak tahun 2012 untuk mengurai kemacetan di Kota Jambi sebagai ibukota Provinsi Jambi, serta satu satunya pusat kegiatan Nasional di Provinsi Jambi saat ini.

“Rencana ini telah melewati beberapa proses kajian dan analisa, termasuk dokumen UKL/UPL, ANDAL Lalin, serta rencana rekayasa lalu lintas yang semuanya telah dipersiapkan,” bilang Fachrori dalam Paripurna di DPRD Provinsi hari ini.

Pembebasan lahan yang tersisa pada dua titik dan pemindahan instalasi listrik, hal ini telah dikoordinasikan dengan matang dan telah dikoordinasikan dengan pihak terkait, serta masih sangat memungkinkan untuk diselesaikan dalam skema jadwal pelaksanaan kegiatan yang telah disusun. (Erw)